Selasa, 16 Jun 2026 14:26 WIB

Bangun Pabrik Kereta di Banyuwangi, Anas: Arsitektur Khas Suku Osing

Perencanaan pembangunan PT INKA di Banyuwangi
Perencanaan pembangunan PT INKA di Banyuwangi

jatimnow.com – Pembangunan pabrik PT Industri Kereta Api (Inka) di Banyuwanginantinya akan dibangun dengan desain yang mengadopsi kearifan lokal.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan pihaknya telah menggelar pertemuan dengan direksi INKA dan arsitek Denny Gondo yang mendesain pabrik tersebut. Dalam pertemuan tersebut, tim arsitek memaparkan desain bangunan yang ada dalam pabrik.

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

"Alhamdulillah, kita sepakat dengan desain yang diajukan Denny Gondo. Tetap dengan konsep arsitektur hijau yang ramah lingkungan dan hemat energi, seperti ruang publik lain yang ada di Banyuwangi seperti terminal bandara dan pendopo kabupaten. Dan yang pasti, bangunannya akan mencerminkan kekhasan arsitektur Suku Osing," kata Anas.

Anas mengakui, pembahasan desain bangunan pabrik PT INKA tersebut sempat molor sehingga rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik kereta itu pada Januari 2019 lalu tertunda.

Desain bangunan yang diajukan belum mendapat persetujuan Pemkab Banyuwangi karena kurang kental nuansa kearifan lokalnya. Sehingga, Pemkab Banyuwangi mengajukan beberapa revisi dan penambahan pada desain awal tersebut.

"Ini adalah adalah cara untuk menitipkan peradaban dan kebudayaan Banyuwangi di tengah kemajuan ekonomi. Bagi kami, bangunan yang memperhatikan nilai sejarah dan budaya akan bernilai estetika dan arsitektur tinggi. Sehingga dapat mendukung pariwisata daerah karena bisa dijadikan alternatif destinasi wisata maupun edukasi bagi masyarakat. Termasuk bangunan pabrik ini," terang Anas.

"Dengan mengadopsi kearifan lokal, kami ingin pabrik kereta di Banyuwangi ini tidak seperti bangunan pabrik pada umunya yang terkesan kaku. Namun menjadi sebuah pabrik yang tampilannya humble dan artistik. Dan tentunya, menarik bagi wisatawan untuk datang," jelasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan umum Cipta Karya dan Penataan ruang (PU-CKPR) Banyuwangi, Mujiono menjelaskan bangunan ini akan menggabungkan unsur air, udara, dan sinar matahari. Bangunan akan menggunakan atap transparan dan banyak menggunakan kisi-kisi.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Selain membantu sirkulasi udara, kisi-kisi juga akan mempercantik wajah bangunan. Jika dilihat dari depan, kisi-kisi ini akan tampak seperti rel kereta api sehingga kesan pabrik keretanya terasa lebih kental," kata Mujiono.

Adopsi kearifan lokal akan diwujudkan dalam bangunan atap yang dibuat seragam berbentuk limas yang menyerupai rumah adat Osing. Atap bentuk ini akan diterapkan di seluruh bangunan utama hingga penunjang. Mulai dari bangunan utama pabrik dan kantor, masjid, hingga foodcourt.

"Kalau dilihat dari atas, deretan bangunan ini akan terlihat seperti rumah-rumah Osing yang berjajar indah," ujarnya.

Pabrik ini nantinya juga akan dilengkapi dengan museum kereta api. Museum ini memamerkan proses pembuatan kereta api secara lengkap dari hulu ke hilir, mulai dari proses pembuatan hingga finishing lewat miniatur maupun foto-foto.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Ini usulan Bupati Anas supaya selain sebagai tempat produksi dan wisata, pabrik ini juga bisa menjadi pusat edukasi warga tentang industri perkeretaapian," tukasnya.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.