Selasa, 23 Jun 2026 22:28 WIB

Bahagianya Pasangan Kekasih ini Menikah di Lapas

Narapidana menikah di Lapas Klas IIB Banyuwangi
Narapidana menikah di Lapas Klas IIB Banyuwangi

jatimnow.com - Lapas Klas IIB Banyuwangi menggelar pernikahan pasangan narapidana. Pasangan itu mengaku jatuh cinta pada pandangan pertama ketika sama-sama menghuni di lapas itu.

Pasangan muda mudi itu adalah Hadi Purnomo (28) dan Febrina Ika Kristanti (27). Keduanya memutuskan menggelar akad nikah di dalam lapas setelah mendapat izin dari Kalapas Klas IIB Banyuwangi, Ketut Akbar Herry Achjar.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Mempelai pria merupakan warga binaan yang dihukum penjara 5 tahun 6 bulan. Sedang mempelai wanita, meripakan napi dengan status bebas bersyarat, sejak Oktober 2018 lalu.

Meskipun harus menikah di dalam lapas, pernikahan mereka dimeriahkan dengan acara resepsi. Namun, tamu yang diundang jumlahnya terbatas yaitu hanya 40 orang.

Hadi menceritakan, pertemuan pertama mereka terjadi di Masjid At-Taubah Lapas Banyuwangi saat ada kegiatan keagamaan 8 bulan yang lalu. Di situ, dirinya mengaku jatuh hati kepada Ika.

Setelah menjalin hubungan mereka berjalan lima bulan, mereka mengaku cocok dan memutuskan untuk menikah.

"Waktu ada acara pembinaan di masjid saya ketemu istri saya ini," aku Hadi, Jumat (22/2/2019).

Namun, kata Hadi, dirinya dan Ika prosesi lamaran dilakukan oleh kedua orangtua mereka masing-masing. Sebab, Hadi dan Ika tidak boleh keluar lapas karena masih berstatus warga binaan.

Nah, saat ditanya tentang rencana bulan madu mereka, Hadi hanya bisa tertawa kecil dan pasrah akan keadaan.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Ya sabar dulu mas. Saya masih menjalani hukuman. Dihukum 5 tahunan, sekarang masih kurang 2 tahunan," ungkap napi kasus perampokan itu seraya tertawa bercampur malu.

Dari pernikahan tersebut, pria yang tercatat tinggal di Kecamatan Rogojampi itu berharap, anak mereka nantinya tidak bernasib seperti mereka, terlibat kasus hukum.

Sedangkan Ika, istri Hadi berharap lelaki pilihannya itu meskipun masih berstatus sebagai warga binaan bisa menjadi suami yang bertanggungjawab kepada keluarganya kelak, setelah bebas menjalani sisa hukumannya.

"Ya semoga bertanggungjawab pada istri dan anaknya nanti. Ya seneng banget lah bisa nikah di sini," ujar Ika, warga Kecamatan Pesanggaran itu.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

Sementara, Ketut Akbar Herry Achjar mengatakan, untuk resepsi pernikahan ini merupakan pertama kalinya diadakan di dalam lembaga pemasyarakatan. Kalau akad nikahnya, ini yang ke enam kalinya.

"Kemarin mas Hadi ini mohon izin mengadakan resepsi untuk temen-temennya, warga binaan di dalam," terangnya.

Untuk tamu undangan yang hadir, lanjutnya, bersifat terbatas yaitu beberapa perwakilan keluarga dari kedua mempelai sebanyak 40 orang. Ketua-ketua kamar lapas dan perwakilan kamar.

"Untuk hiburannya yang menyiapkan tim kreatif Lapas. Yang menghibur Band Kapok, band dari kita, penyanyinya dari kita plus penyanyi dari luar," tandas Akbar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.