Senin, 15 Jun 2026 03:56 WIB

Polisi Terbitkan DPO Pelaku Penyekap Lima Bocah di Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 21 Feb 2019 13:40 WIB
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha tunjukkan DPO atas nama Bagus
Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha tunjukkan DPO atas nama Bagus

jatimnow.com - Polres Blitar menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) pada Bagus (25) pelaku yang terlibat penyekapan lima bocah di kios pasar Papungan, Kanigoro, Kabupaten Blitar.

"Para pelaku ini adalah kumpulan anak punk di salah satu wilayah di Kota Blitar. Dua orang sudah kita tangkap, satu orang atas nama Bagus ini sedang dalam pencarian," ujar Kapolres Blitar AKBP Anissullah M. Ridha, Kamis (21/2/2019).

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Baca juga: 

Dua pelaku yang telah diringkus ialah MS alias M (20) dan MCF (19). Selain mengejar pelaku, polisi kini tengah mendalami adanya dugaan pemerkosaan saat para korban disekap dalam sebuah ruangan di Pasar Papungan, Kanigoro, Kabupaten Blitar pada 8 Februari 2019 silam.

Polisi juga tengah menunggu hasil visum terkait dugaan pemerkosaan yang dilakukan para pelaku.

"Kita belum tahu apakah itu memang benar pemerkosaan atau pelecehan fisik. Kita sedang menunggu hasil visum," ujarnya.

Menurutnya, dua tersangka yang telah ditangkap mengakui telah melakukan pelecehan fisik terhadap dua dari lima korban yang disekap. Namun tersangka membantah telah melakukan perbuatan pemerkosaan.

"Yang melakukan pelecehan adalah DPO dan salah satu tersangka yang sudah kami tangkap. Makanya tunggu hasil visum," tutur Alumnus Akpol 1998 tersebut.

Baca Juga: Bobol 3 Sekolah, Residivis Ini Ditangkap Satreskrim Polres Blitar

Mantan Kapolres Bangkalan itu menambahkan, polisi juga telah memberikan penghargaan kepada masyarakat yang dinilai membantu pengungkapan kasus ini.

"Berkat bantuan masyarakat, kasus ini terungkap dalam waktu empat jam dari kejadian," imbuh pria asal Aceh tersebut.

Kasus ini bermula ketika lima orang remaja asal Kota Blitar saling berboncengan sepeda motor. Ketika berada di Jalan Kalimantan, lima remaja itu kehabisan bensin.

Saat itulah tiga pelaku memepet korban dan merampas handphone milik para korban. Tak puas dengan merebut handphone, kelima korban kemudian digiring menuju sebuah lokasi di pasar Papungan, Kanigoro dan disekap.

Baca Juga: Ini Motif Suami Aniaya Istri Hingga Meninggal di Blitar

 

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.