Kamis, 18 Jun 2026 22:51 WIB

Disebut Tiru Jokowi ke Tambak Lorok, Ini Respon Fadli Zon

Fadli Zon ditemui di depan Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Rabu (20/2/2019) petang
Fadli Zon ditemui di depan Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Rabu (20/2/2019) petang

jatimnow.com - Kunjungan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ke Tambak Lorok, Semarang pada Rabu (20/2/2019) siang, dianggap warganet sebagai tiruan kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dilakukan pada Senin (18/2/2019) lalu.

Kunjungan Incognito Fadli Zon menjadi ramai setelah dirinya mengunggah dua foto di akun Twitter pribadinya. Dalam foto itu, ia sedang berpose di banner Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang berada di depan kapal nelayan.

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Kunjungan yang dilakukan oleh Fadli Zon itu dilakukan di siang hari. Sementara Presiden Jokowi melakukan kunjungannya pada tengah malam.

"Incognito ke Tambak Lorok, Semarang, siang ini. Memang bukan tengah malam. Ngobrol dengan nelayan," tulis Fadli Zon pada aku Twitternya.

Menanggapi hal itu, Fadli Zon mengatakan bahwa kunjungannya tersebut bukan meniru Presiden Jokowi. Kunjungan incognito (tidak terlihat) yang dilakukannya hanya kegiatan umum yang sering dilakukan oleh siapa saja.

"Incognito gak ada masalah. Saya bilang gampang untuk incognito. Namanya juga go show," jelas Fadli Zon ditemui di depan Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, Rabu (20/2/2019) petang.

Baca Juga: Warning BMKG, Gelombang 4 Meter Ancam Perairan Selatan Jatim 2-5 Juni 2026

Fadli Zon menerangkan bahwa kedatangannya sebenarnya tak terencana. Pada saat itu, ia memang tengah ada kegiatan di sekitar wilayah Tambak Lorok dan akhirnya memutuskan untuk mampir sembari bercengkrama dengan para nelayan.

"Tadi saya ada kegiatan di sana. Gak apa-apa kan sambil lihat Tambak Lorok. Saya mampir yang mana sih disebut Tambak Lorok. Terus berdialog dengan nelayan," ungkapnya.

Ia berdialog dengan para nelayan membahas tentang kehidupan saat di sana yang semakin sulit. Mereka kesulitan untuk mencari ikan, ikan yang didapatpun kualitasnya buruk.

Baca Juga: Gerindra Tak Berikan Bantuan Hukum Bagi Gatut Sunu Wibowo

"Mereka melaut malam sampai siang tapi yang didapat dua termos. Kita kan perlu tahu bagaimana kehidupan mereka. Tapi menurut mereka sangat sulit sekali," tutupnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.