Sabtu, 20 Jun 2026 11:43 WIB

Ibu Hamil Ditandu Bikin Heboh, Bupati Ipong: Bukan karena Jalan

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni buka suara terkait ibu hamil ditandu yang viral di media sosial Facebook. Sebab ibu hamil itu dipastikan itu merupakan salah satu warganya di kawasan Glundung, Dusun Watu Agung, Desa Dayakan, Kecamatan Badegan.

Ibu hamil itu bernama Narti (22) yang pada saat ditandu tengah hamil 9 bulan 14 hari dengan tujuan ke RSUD dr Harjono, Ponorogo. Namun sampai di rumah sakit, janin yang dikandung Narti dinyatakan meninggal dunia dengan analisa sudah meninggal 3 hari di dalam kandungan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Bupati Ipong menjelaskan, sebenarnya mobil bisa melalui jalan tersebut.

"Tapi jalannya pada saat itu licin, sehingga mobil ambulan tidak berani masuk," kata Ipong kepada jatimnow.com, Rabu (20/2/2019).

Terkait meninggalnya bayi yang dikandung Narti, Ipong juga menyebut hal itu bukan disebabkan karena infrakstruktur atau akibat ditandu.

Baca Juga: Ada Apa dengan Film Pesta Babi?

"Bukan goncangan karena ditandu. Bukan karena infrastruktur juga," tambah Ipong ditemui di acara perayaan Hari Pers Nasional (HPN) di Ponorogo City Center.

Ia membeberkan, dari hasil laporan Kepala Desa, Camat, Bidan dan Dokter yang menangani bayi yang dikandung Narti, didapat hasil bahwa bayi itu sudah meninggal dunia sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono.

Baca Juga: Viral Wisatawan Asal China Diintimidasi Oknum Ojek Pangkalan di Probolinggo

"Bayi dalam kandungan Narti diprediksi sudah meninggal dua sampai tiga hari sebelum dibawa ke RSUD dr Harjono. Narti sendiri diketahui sempat mengeluhkan sakit perut pada Desember 2018 dan menjalani opname tiga hari di rumah sakit," terangnya.

Sebelumnya, foto Narti ditandu itu viral setelah diunggah oleh akun Facebook Rudy Langi di Grup Facebook Info Cegatan Wilayah Ponorogo pada 18 Februari 2019 lalu. Postingan itu memicu komentar negatif warganet. Namun hingga Rabu (20/2/2019), komentar pada postingan tersebut telah ditutup.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.