Jumat, 19 Jun 2026 17:34 WIB

Lagi, Satu Warga Ponorogo Meninggal Terserang Demam Berdarah

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 17 Feb 2019 11:16 WIB
Keluarga Ulfa pasien yang meninggal terkena demam berdarah
Keluarga Ulfa pasien yang meninggal terkena demam berdarah

jatimnow.com – Korban wabah demam berdarah dengue (DBD) di Ponorogo bertambah. Kali ini warga yang meninggal akibat gigitan nyamuk aedes aegypty adalah Ulfa Puspita Ningrum (20) warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon Kabupaten Ponorogo.

Ulfa meninggal dunia di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Harjono Ponorogo, Jumat (15/2/2019) malam. Saat jatimnow.com ke rumah korban, masih terlihat terop dan bendera putih tanda meninggal dunia. Beberapa warga pun masih ada yang melayat ke rumah duka pada Minggu (17/2/2019) siang.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Iya mbak, anak saya satu-satunya meninggal Jumat sore karena demam berdarah," kata Kaimun (47) ayah Ulfa.

Kaimun tidak menyangka jika anak tunggalnya tersebut meninggal dunia hanya karena virus DBD yang mewabah di Ponorogo. Apalagi kejadiannya sangat cepat hanya hitungan hari.

"Kejadiannya sangat cepat sekali. Ulfa hanya dirawat beberapa hari saja sampai meninggal dunia," ujarnya.

Ia menceritakan, awalnya Ulfa merasakan panas pada Jumat (8/2/2019). Saat itu, Ulfa dibawa ke bidan desa. Oleh bidan desa disarankan minumobat penurun panas, jika panas tidak kunjung reda disarankan untuk ke berobat kembali.

"Karena tak kunjung reda, akhirnya Ulfa saya bawa kembali ke bidan desa. Dan dirujuk ke Puskesmas Jambon," jelasnya sambil menahan tangis.

Ulfa akhirnya menjalani rawat inap pada Senin (11/2) di Puskesmas Jambon. Saat itu, trombosit Ulfa masih 120.000. Namun, keesokan harinya, Selasa (12/2), trombosit karyawan hotel Sun City Madiun tersebut malah turun drastis menjadi 53.000.

"Oleh dokter puskesmas dirujuk ke RSUD Harjono. Apalagi keadaan Ulfa terus melemah," terusnya.

Baca Juga: Belasan Warga Jember Terserang DBD, PMI Lakukan Fogging dan PSN Serentak

Di hari pertama di RSUD dr Harjono, Ulfa harus dirawat di IGD sampai malam. Baru dialihkan ke lorong dan mendapat kamar pada, Rabu (13/2). Kondisi Ulfa sempat membaik dilihat dari tombositnya naik dari 53.000 menjadi 60.000.

"Ada secercah harapan ketika trombositnya Ulfa baik dari 53 ribu ke 60 ribu," kata Soimah (44) ibunda Ulfa.

Akan tetapi, pada Kamis (14/2) lalu, kondisi Ulfa semakin terpuruk. Trombositnya diketahui menjadi 50.000 dan disertai dengan muntah darah.

"Saya sudah menangis saat itu. Dan Jumat malah trombositnya 40.000 sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir di RSUD," katanya sambil menangis histeris.

Untuk diketahui, dengan meninggalnya Ulfa Puspita Ningrum, jumlah warga Ponorogo yang sudah meninggal dunia karena demam berdarah ada 10 orang.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dengan rincian, 1 orang Desa Wringinanom dan 1 anak warga Desa Ngelewan, Kecamatan Sambit, 1 orang warga Desa Kupuk, Kecamatan Bungkal serta 1 orang warga Desa Manuk Kecamatan Siman.

Kemudian 1 orang dan 1 anak warga Desa Singkil, Kecamatan Balong, 1 orang warga Kelurahan Mangkujayan, 1 anak warga Desa Pengkol Kecamatan Kauman, 1 anak warga Desa Josari, Kecamatan Jetis dan terakhir Ulfa Puspita Ningrum warga Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.