Senin, 15 Jun 2026 08:47 WIB

'Staf Kementerian Setneg RI' Ditangkap Usai Menipu Rp 4 Miliar

  • Penulis :
  • | Sabtu, 31 Mar 2018 15:00 WIB
Petugas menunjukkan tersangka
Petugas menunjukkan tersangka

jatimnow.com - Petualangan Gandhi Pradikta sepanjang 3 tahun terakhir, akhirnya terhenti. Itu setelah Polrestabes Surabaya menangkap pria 32 tahun asal Jalan Ikan Banyar 18, Karangrejo, Banyuwangi.

Gandhi ditangkap saat dirinya menginap disebuah hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya, Jumat (30/3/2018) petang. Dia ditangkap Polsek Wonokromo dan Satreskrim Polrestabes Surabaya dengan petunjuk korban. Bersama Gandhi, disita pula mobil mewah, yaitu sedan BMW hitam bernopol DK 116 FS.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Baru satu orang yang melapor. Yaitu korban yang dijanjikan anaknya bisa masuk TNI AL. Korban sudah memberi uang Rp 130 Juta. Tapi ternyata dibohongi," beber Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Sabtu (31/3/2018).

Kendati baru satu korban yang melapor. Namun dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah menipu 80 orang.

Barang bukti yang disita

"Dia (Gandhi, red) sudah beraksi mulai tahun 2016. Aksinya dilakukan di seluruh kota di Jawa Timur. Untuk Surabaya sendiri ada 20 korban," sebut Sudamiran.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Dalam aksinya, Gandhi mengaku sebagai salah satu staf Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) RI. Gandhi menggunakan ID card palsu dan menyewa mobil mewah tersebut dengan biaya sewa perbulan, sebesar Rp 90 Juta.

Dalam aksinya, Gandhi mengaku bisa memasukkan seseroang untuk menjadi TNI AL, STPDN dan PNS. Bahkan Gandhi mengaku bisa menuntaskan sengketa tanah seseorang hingga clear.

Biaya yang dibandrol Gandhi, mulai puluhan hingga ratusan juta. Sepanjang aksinya, Gandhi sudah mengantongi keuntungan Rp 4 Miliar.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Kami harap para korban segera melapor kepada kami. Atau ke kepolisian terdekat. Yang pasti saat ini kasusnya masih kami kembangkan," tandas Sudamiran.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.