Minggu, 21 Jun 2026 02:46 WIB

Terlibat Penyalahgunaan Narkoba, 36 Orang Ditangkap di Mojokerto

Para tersangka narkoba digelandang di Mapolres Mojokerto
Para tersangka narkoba digelandang di Mapolres Mojokerto

jatimnow.com - Sebanyak 36 orang yang terlibat penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta obat keras berbahaya di Mojokerto, diringkus polisi. Dari hasil pemeriksaan, 36 tersangka itu merupakan para 'pemain' baru dalam bisnis terlarang tersebut.

Para tersangka itu ditangkap Satresnarkoba Polres Mojokerto mulai 26 Januari sampai 6 Februari 2019 lalu dalam Operasi Tumpas Semeru 2019.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Selama 12 hari, kami amankan 36 tersangka dari 26 tempat kejadian perkara. Untuk tersangka narkoba jenis sabu ada 31 orang dan 5 tersangka untuk pengedar Pil Doubel L," ungkap Wakapolres Mojokerto, Kompol Ki Ide Bagus Tri, Jumat (15/02/2019).

Dari 36 pelaku, terdapat satu pelaku perempuan yang tertangkap di wilayah Trawas. Ide Bagus menambahkan, dari para tersangka, berhasil disita barang bukti narkoba jenis sabu seberat 86,41 gram, 3.437 butir Pil Doubel L, 37 unit handphone dan tiga unit kendaraan bermotor.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Meski ada yang lama, tapi rata-rata tersangka ini pemain baru. Untuk jaringan ke lapas, masih kita dalami. Ini kita dapatkan memang betul TO dan dari razia malam hari. Ada dua residivis juga yang ditangkap di Ngoro," beber Ide Bagus.

Sementara dua kurir yaitu Teguh Imam Prasetyo dan Robet Sebastian, pengedar sabu yang dibekuk di wilayah Mojosari dengan barang bukti 50,50 gram sabu mengaku, dirinya sudah dua kali menjalankan bisnis haram tersebut dengan imbalan Rp 500 ribu sekali antar.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

"Sudah dua kali pak, suruh ranjau dan sebagai kurir. Sekali antar dijanjikan Rp 500 ribu," aku Teguh.

"Saya sudah lima kali, disuruh ambil dan kurir. Saya dijanjikan Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu sekali antar," tambah Robet.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.