Jumat, 19 Jun 2026 01:58 WIB

Wabup Cak Ipin dan Kapolres Beri Nama Bayi yang Dibuang di Trenggalek

Bayi dibuang yang diberi nama oleh Wabup Cak Ipin dan Kapolres Trenggalek diserahkan ke UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo
Bayi dibuang yang diberi nama oleh Wabup Cak Ipin dan Kapolres Trenggalek diserahkan ke UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo

jatimnow.com - Setelah menjalani perawatan selama 25 hari di Rumah Sakit Dr Soedomo Kabupaten Trenggalek, bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibuang di persawahan Kecamatan Durenan, kondisinya membaik.

Bayi yang ditemukan terbungkus kardus pada 18 Januari 2019) lalu itu, akan menempati rumah barunya di UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Sidoarjo untuk menunggu proses adopsi.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Pemkab Trenggalek juga sudah menerbitkan akta kelahiran bayi dengan nama Haydar Ali Sanika Putra. Nama ini merupakan pemberian dari Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Nur Arifin atau Cak Ipin dan Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyowati menjelaskan, proses penerbitan akta tersebut melalui jalur khusus. Hal itu karena orang tua kandung bayi tersebut belum diketahui.

Baca juga: 

Bayi tersebut untuk sementara dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga (KK) PSAB Sidoarjo. Nantinya jika sudah ada yang mengadopsi, akan dipindahkan ke KK pengadopsi. Dari data terakhir, sebanyak 17 pasangan sudah antri untuk mengadopsi bayi ini.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Di akta kelahiran tidak dicantumkan nama orang tua, yang paling penting bayi ini sudah terdaftar adminitrasi induk," terangnya, Rabu (13/02/2019).

Nama Haydar Ali Sanika Putra itu bukan tanpa makna. Haydar merupakan nama pemberian dari Cak Ipin yang berarti berani. Sedangkan Sanika merupakan nama angkatan Kapolres Trenggalek. Diharapkan nanti bayi ini mau mendaftar sebagai polisi.

"Jadi saat mendaftar nanti bisa dimudahkan karena ada nama angkatan Kapolres," tambahnya.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Sebelumnya, pada saat ditemukan, berat bayi hanya 2,3 kilogram dan dalam kondisi memprihatinkan karena diletakkan dalam kardus dan kedinginan. Selain itu bayi dinyatakan prematur, sehingga harus menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Soedomi.

"Kondisinya kini sudah lebih baik dan kami serahkan ke PSAB Sidoarjo," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.