Senin, 15 Jun 2026 01:33 WIB

Caleg Partai Golkar, PKB, NasDem dan PKS di Banyuwangi Kampanye Bareng

Baliho keempat Caleg beda partai yang terpasang di Kecamatan Licin, Banyuwangi
Baliho keempat Caleg beda partai yang terpasang di Kecamatan Licin, Banyuwangi

jatimnow.com - Pemandangan unik muncul di Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (8/2/2019). Betapa tidak, meski beda partai, empat calon legislatif (Caleg) DPRD Banyuwangi memilih berkampanye bareng.

Dari pantauan, foto keempat Caleg itu bahkan menjadi satu dalam satu baliho besar yang dipasang di lokasi keempatnya berkampanye bersama.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Empat Caleg itu, antara lain Cung Lianto dari Partai NasDem, Hadi Susanto dari Partai Golkar, Nanang Nurul Yaqin dari PKB serta Imro'atul Husnah dari PKS.

Pemandangan unik itu seolah mencerminkan bahwa tidak ada aroma persaingan dalam memperebutkan konstituen, khususnya di Kecamatan Licin yang masuk Daerah Pemilihan (Dapil) I DPRD Banyuwangi.

Cung Lianto dari NasDem mengatakan bahwa dirinya bersama tiga caleg itu merupakan kader daerah Kecamatan Licin. Atas dasar itu, dirinya menjalin kesepakatan untuk berkampanye bersama-sama.

"Pertama, jika kami atau salah satu dari kami berhasil jadi anggota dewan, aspirasi masyarakat Licin akan terwakili. Kedua, kerjasama antar parpol mendinginkan suasana pemilu ini," papar Cung kepada wartawan.

Selain itu, kesepakatan lainnya bahwa dirinya beserta tiga Caleg itu tidak ingin terbawa arus pemilu yang terjadi seperti di Jakarta. Sebaliknya, mereka ingin bersinergi dalam membangun daerah tanpa melihat perbedaan pilihan politik.

Baca Juga: Jejak Literasi ke Aksi, Refleksi Kepemimpinan Perempuan Dini Rahmania

"Kita tidak kepingin terbawa arus Jakarta, tapi di Kecamatan Licin yang diinginkan adalah perdamaian, kekeluargaan, kebersamaan antar masyarakat walau berbeda partai. Tapi tujuannya sama untuk kemajuan masyarakat Licin," sambungnya.

Sementara Caleg PKS, Imro'atul Husnah menjelaskan, keikutsertaannya melakukan sosialisasi dan kampanye secara bersama-sama itu sebagai upaya mewujudkan pemilu yang sejuk, damai dan kondusif.

"Di tengah pemilu yang semakin memanas ini bisa lebih sejuk lagi seperti halnya hawa di Kecamatan Licin ini. Kita ingin menunjukkan bahwa walaupun beda saya dari partai oposisi dan tiga teman saya dari partai koalisi tapi tetep NKRI itu harga mati pokoknya," paparnya.

Sedangkan Sugiyono (50), salah satu warga Dusun Krajan RT 03 RW 01 Desa Tamansari mengaku menginginkan wakil rakyat dari Kecamatan Licin. Sebab selama ini kontribusi dari wakil rakyat yang tengah duduk di DPRD Banyuwangi dinilai jarang yang secara langsung menyentuh aspirasi masyarakat di desanya itu.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

"Karena selama ini anggota dewan yang didukung oleh masyarakat Licin ketika jadi kayak kacang lupa kulitnya. Sementara ini kita untuk membangun sambat ke siapa bingung karena gak mempunyai wakil," keluh Sugiyono.

Dirinya mengaku senang dengan empat Caleg tersebut, meskipun berbeda partai tetapi rukun baik dalam sosialisasi maupun saat kampanye.

"Saya ikut senang karena meski beda partai, tapi empat calon ini sangat rukun. Yang misinya untuk membangun Kecamatan Licin khususnya dan Banyuwangi pada umumnya," sambungnya.

Tidak hanya berkampanye, alat peraga kampanye berupa banner dan baliho yang mencantumkan foto dan nama empat Caleg beda partai itu telah terpasang di 39 titik di Kecamatan Licin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.