Sabtu, 20 Jun 2026 15:54 WIB

Kecelakaan Maut Bus Eka di Tol Nganjuk Tewaskan 4 Orang, Tersangka?

Kecelakaan maut Bus Eka tabrak truk tronton di Jalan Tol Nganjuk
Kecelakaan maut Bus Eka tabrak truk tronton di Jalan Tol Nganjuk

jatimnow.com - Kecelakaan maut Bus Eka menabrak truk tronton di Jalan Tol Nganjuk dipastikan menghilangkan nyawa empat orang dan 7 lainnya luka-luka. Semua korban merupakan penumpang bus jurusan Magelang-Surabaya tersebut.

Lantas bagaimana penanganan kasus kecelakaan yang diduga akibat sopir bus mengantuk dan melaju di atas 100 km/jam itu?

Baca Juga: Bus Harapan Jaya Tabrak Truk Gandeng di Tulungagung

"Kami masih melakukan penyelidikan dalam kecelakaan maut kemarin," jawab Kanit Laka Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Gino kepada jatimnow.com, Kamis (7/1/2019).

Gino menjelaskan, penyidik Unit Laka sudah memeriksa tiga saksi, yaitu sopir bus atas nama Soemarno (44) warga Dinoyo Baru 57-A, Surabaya; sopir truk atas nama Suraji (56) warga Desa Semenpinggir, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro serta kernet truk.

Baca juga:  

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Garingan ke Nganjuk, Bedah Filosofi Sambang Putu

"Kami terus memeriksa tiga saksi itu. Karena kejadiannya dini hari dan rata-rata penumpang bus tidur waktu kejadian," tambahnya.

Sampai saat ini, lanjutnya, sopir bus masih sebagai saksi dan belum ada peningkatan menjadi tersangka.

"Arahnya masih diduga. Kami tidak bisa menetapkan sebagai tersangka jika tidak cukup bukti dan saksi," terang Gino.

Baca Juga: Awas Kena Jepret! Polres Gresik Resmi Berlakukan Tilang Elektronik via HP

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut itu terjadi di KM 643A Jalan Tol Nganjuk pada Rabu (6/2/2019). Bus Eka menabrak truk dari belakang hingga kedua kendaraan keluar jalur tol dan terguling.

Empat korban tewas akibat kecelakaan itu antara lain Suhartiwi (55) warga Perum Tejosari, Desa Gogorante, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri; Foriyani Subiyah (55) warga Dukuh Karangan IV/43, Wiyung, Surabaya; Rahmawati (34) warga Ngepos, Banyuurip, Tegalrejo, Magelang, Jawa Tengah serta Didik Hadi Santoso (61) Warga Jalan Batok VI/4, Desa Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.