Jumat, 19 Jun 2026 12:14 WIB

Presiden Jokowi Cicipi Kopi Rp 8 Ribu di Benteng Van den Bosch Ngawi

Presiden Jokowi saat menikmati kopi seharga Rp 8 ribu di Benteng Van den Bosch Ngawi
Presiden Jokowi saat menikmati kopi seharga Rp 8 ribu di Benteng Van den Bosch Ngawi

jatimnow.com - Usai melakukan kunjungan kerjanya di Magetan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ibu Negara Iriana melanjutkan kunjungannya ke Ngawi, Jumat (1/2/2019).

Di Ngawi, Jokowi dan rombongan langsung menuju Benteng Van den Bosch atau Benteng Pendem. Selain melihat destinasi wisata sejarah itu, Jokowi dan rombongan menyempatkan diri ngopi bersama.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Kopinya cuma seharga Rp 8 ribu. Murah kan?" ungkap Jokowi.

Jokowi mengaku, menikmati kopi dengan suasana asri di Benteng Van den Bosch itu memberi kenikmatan tersendiri.

Selain ngopi, Jokowi dan rombongan juga berkeliling di beberapa stan yang memang menyediakan berbagai makanan di Benteng Pendem yang dibangun sejak 1839 itu.

Jokowi juga melihat sejumlah komoditas lokal yang kemudian dibelinya untuk dijadikan oleh-oleh, seperti beras merah putih organik dan beras singkong dengan harga Rp 27 ribu per kilogram.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

"Mahal memang, tapi tanpa glukosa yang baik untuk kesehatan. Saya beli semua, saya mau coba," tambah Jokowi.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan akan menggandeng ahli purbakala untuk merestorasi benteng itu.

"Ini mungkin tahun ini separuh, tahun depan separuh. Dua tahun Insyaallah rampung. Karena untuk merestorasi bangunan seperti ini ada kaidah-kaidah kepurbakalaan yang harus diikuti," sambungnya.

Baca Juga: Presiden Larang Siswa Sambut Kunker, Prioritaskan Belajar

Ia menyebut, kaidah-kaidah tersebut dapat diterapkan dalam merestorasi Benteng Van den Bosch, sehingga, perbaikan benteng tidak bisa dengan cepat dibangun layaknya bangunan modern yang lain.

Jokowi memastikan, para ahli purbakala yang akan dilibatkan merupakan orang-orang yang jago merestorasi dan merevitalisasi berbagai bangunan warisan sejarah di Indonesia.

"Ini kan nanti yang penting didampingi dari ahli-ahli purbakala. Ini jago-jagonya sudah banyak mengenai merestorasi dan merevitalisasi," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.