Minggu, 26 Jul 2026 16:49 WIB

Presiden Larang Siswa Sambut Kunker, Prioritaskan Belajar

Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah tidak lagi memobilisasi anak-anak sekolah untuk menyambut dirinya, saat kunjungan kerja di berbagai wilayah. (Foto/Setpres
Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah tidak lagi memobilisasi anak-anak sekolah untuk menyambut dirinya, saat kunjungan kerja di berbagai wilayah. (Foto/Setpres

jatimnow.com - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengeluarkan arahan penting yang ditujukan kepada seluruh pemerintah daerah.

Dalam arahannya, ia meminta agar siswa sekolah tidak lagi dilibatkan dalam penyambutan kunjungan kerja (kunker).

Baca Juga: Pakar Peringatkan Bahaya Benturan di Polemik MBG

Instruksi ini disampaikan saat peresmian Jembatan Kabanaran di Bantul pada hari Rabu (19/11), sebagai bentuk kepedulian terhadap waktu belajar siswa yang seharusnya menjadi prioritas utama.

"Saya meminta Sekretaris Kabinet untuk segera membuat surat edaran kepada semua bupati dan wali kota. Jika saya melakukan kunjungan kerja, mohon agar anak-anak sekolah tidak perlu lagi menyambut saya di pinggir jalan. Biarkan mereka fokus belajar di sekolah masing-masing," ujar Presiden Prabowo, seperti yang dikutip dari Antara News.

Prabowo menjelaskan bahwa meskipun ia sangat menghargai antusiasme warga, termasuk para pelajar yang menyambutnya, ia merasa prihatin melihat anak-anak harus berdiri terlalu lama di bawah panas terik matahari.

Baca Juga: Massa Aksi Dukung MBG di Malang Panen Hadiah, dari Sayuran hingga Kulkas

Selain itu, iring-iringan kendaraan dalam kunjungan kerja seringkali melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga interaksi yang efektif dengan para siswa menjadi sulit.

Arahan ini sejalan dengan semangat yang tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah, yang mengatur alokasi waktu untuk kegiatan belajar mengajar.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) juga telah berulang kali mengingatkan pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan lokal dengan regulasi yang berlaku secara nasional.

Baca Juga: Ada Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Skema Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Grahadi

Sebagai tindak lanjut dari arahan ini, Presiden Prabowo telah menginstruksikan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, untuk segera menerbitkan surat resmi kepada seluruh bupati dan wali kota.

Surat ini diharapkan dapat menjadi panduan yang jelas terkait larangan melibatkan siswa dalam acara penyambutan kunjungan kerja.

Editor : Ali Masduki
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.