Senin, 22 Jun 2026 00:37 WIB

Ratusan Perwira di Polres Tulungagung Jalani Tes Urine

Sejumlah perwira saat menyerahkan sampel urine mereka untuk dites
Sejumlah perwira saat menyerahkan sampel urine mereka untuk dites

jatimnow.com - Ratusan perwira di Polres Tulungagung dan polsek jajaran mengikuti tes urine yang dilakukan oleh Rs Bhayangkara setempat, Jumat (1/2/2019).

Tes urine itu dilakukan secara mendadak usai mereka mengikuti kegiatan olahraga pagi. Satu persatu perwira ini menyerahkan sampel urine-nya untuk diperiksa oleh tim medis. Dalam pemeriksaan ini belum ditemukan adanya sampel urine yang positif mengandung zat narkotika.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar mengatakan, dari total 1.088 anggota polisi di Polres ini, 306 di antaranya merupakan perwira. Nah, tes urine kali ini, hanya dilakukan untuk kalangan perwira saja.

"Untuk awal hanya perwira saja karena mereka merupakan contoh bagi anggota," terang Tofik.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Tofik menambahkan, tes urine ini juga berkaitan dengan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2019 yang fokus terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, sebagai contoh yang baik untuk masyarakat, polisi juga harus dilakukan pemeriksaan.

"Tes urine ini juga merupakan salah satu bukti bahwa polisi bebas narkoba," jelasnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dalam pemeriksaan itu, petugas dari RS Bhayangkara menggunakan alat multi screen. Dengan alat ini akan terlihat kandungan yang terdapat dari sampel urine anggota. Bahkan mereka yang dalam kondisi sakit dan mengkonsumsi obat tertentu akan terlihat menggunakan alat ini.

"Dari hasil pemeriksaan, kami belum menemukan adanya anggota yang terbukti menggunakan zat berbahaya, namun pemeriksaan ini akan kami lakukan ke anggota lain juga," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.