Selasa, 16 Jun 2026 23:39 WIB

Sambut Imlek, Umat Khonghucu di Tulungagung Ritual Ganti Baju Dewa

Ritual mengganti baju Dewa Mak Co di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung
Ritual mengganti baju Dewa Mak Co di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung

jatimnow.com - Jelang perayaan Tahun Baru Imlek, umat Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung mulai membersihkan seluruh areal tempat peribadatan.

Persiapan itu dilakukan oleh sejumlah Umat Khonghucu di Tulungagung. Salah satu ritual yang dilakukan yaitu mengganti baju Mak Co yang menjadi dewa utama di klenteng tersebut.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Luwanita, salah satu pengurus di Klenteng Tjoe Tik Kiong mengatakan, ritual mengganti baju itu rutin dilakukan menjelang Imlek. Dewa yang mempunyai nama lengkap Mak Co Tian Shang Sheng Mu ini merupakan dewi laut.

Mayoritas klenteng terutama pada wilayah pesisir pantai menjadikan Dewi Mak Co sebagai dewa utama.

"Setiap menjelang Imlek, baju Dewa Mak Co diganti menjadi berwarna merah yang sebelumnya berwarna kuning," jelasnya, Kamis (31/01/2019).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Hal senada diungkapkan Sugiati, warga Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung yang mendapat tugas mengganti baju Mak Co. Perempuan 54 tahun ini mengatakam, terdapat beberapa peraturan untuk mengganti baju Dewa Mak Co ini.

Pengganti baju harus dalam kondisi suci dan melakukan puasa putih selama satu minggu. Tradisi itu sudah dilakukan secara turun temurun.

"Ini sudah tradisi turun-temurun yang ada di sini," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Warna merah melambangkan kegembiraan dan keceriaan dalam menyambut Imlek. Oleh sebab itu, setiap perayaan Imlek selalu didominasi warna merah di setiap penjuru tempat ibadah.

"Untuk baju Mak Co memang sesuai permintaan sosok yang kami hormati itu. Maka kami pun harus menyediakannya," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.