Sabtu, 20 Jun 2026 22:10 WIB

Korban Mobil Tenggelam di Tulungagung, Siti Sempat Menolak Berangkat

Fitri dan Siti Yuniarti (kanan)/ foto dokumen keluarga
Fitri dan Siti Yuniarti (kanan)/ foto dokumen keluarga

jatimnow.com - Siti Yuniarti (35) warga Jalan Rungkut Lor Gang IX Surabaya yang menjadi korban mobil tenggelam di Sungai Brantas Kabupaten Tulungagung seolah memberikan firasat sebelum kepergiannya.

Jelang keberangkatannya, kepada suaminya Suyono (38), Siti mengaku sempat keberatan saat akan mengikuti rombongan keluarganya untuk pergi ke Blitar dan Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Suyono yang telah menikah 11 tahun bersama Siti Yuniarti, menceritakan bahwa sebelum berangkat istrinya ingin di rumah saja dan tidak ingin ikut keluarganya untuk sambang ke desa ayahnya Waridi.

"Sebenarnya istri saya itu hatinya sudah gak enak, gamau pergi di rumah saja pingin gak ikut. Cuma kan dorongan sama orang tua, dia kan anak yang penurut," kata Suyono, Selasa (29/1/2019).

Pada hari Rabu (23/1) lalu, istrinya juga sudah menyempatkan untuk berpamitan dengan dirinya. Siti mengaku hendak ke Tulungagung untuk bersilaturrahmi.

"Rabu malam itu izin bilang, mas saya mau ikut bapak sambang, saya sudah lama nggak kesana," ujarnya.

Ketika sudah di Blitar pada hari Sabtu, Siti menyempatkan untuk menghubungi suaminya untuk menanyakan kabar. Suyono mendengar, jika ada seseorang yang mengetuk pintu kamar memanggil istrinya, kemudian Siti menanyakan apakah ikut ke Pantai Gemah untuk berwisata.

"Waktu di Blitar itu telepon di kamar kemudian ibunya datang, tanya ikut ta bu? menanyakan apakah ikut untuk pergi ke Pantai Gemah," lanjutnya.

Selain itu, Suyono sendiri juga mengaku memiliki firasat tidak enak saat istrinya berangkat ke Blitar. Suyono melihat wajah istrinya yang sedih saat melakukan panggilan video bersamanya.

"Sebetulnya ya ada, cuma saya anggap biasa. Terus telepon waktu di sana di daerah Blitar di kamar sendirian video call sama saya wajahnya tampak sedih jam 5 sore hari Sabtu itu sudah hilang kontak," ujarnya.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Mendapat kabar istrinya yang meninggal, Suyono mengaku sempat shock dan hampir pingsan. Suyono yang saat itu berada di rumahnya di Dusun Gisik Cemandi di Sidoarjo langsung berangkat menuju Rungkut kemudian ke Tulungagung.

"Dengar kabar itu saya hampir pingsan kejadian jam 19.00 Wib. Jam 10.00 pagi masih nongkrong ditelfon sama famili istri saya langsung kesini jam 12 malam saya kesana (Tulungagung)," katanya.

Suyono mengatakan, Siti merupakan sosok istri yang penyayang dan pengertian dengan keluarganya. Pasangan ini sendiri telah memiliki satu anak bernama Ahmad Marzuki Rozaq (9).

"Orangnya baik pengertian, ceria gampang bergaul, raket sama saudaranya Ftiri itu," kenangnya.

Sebelumnya, mobil Toyota Avanza bernopol L 1147 BF tercebur ke dalam Sungai Brantas, di Desa Ngunut, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, pada, Sabtu (26/1/2019) pukul 19.00 Wib.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mobil tersebut tercebur saat hendak menyeberang dengan menggunakan jasa penyeberangan perahu. Kondisi jalan yang menurun membuat mobil yang berisi sopir dan tiga penumpang lain tenggelam ke sungai.

Waridi (56) sopir, warga Rungkut Lor, Surabaya bersama Solikatin (56) warga Rungkut Lor Surabaya dan Anam Sodikin (44) warga Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, selamat dari peristiwa itu.

Untuk identitas korban tenggelam adalah Fitri Nur Siyam (33) warga Kedung asem Surabaya, Siti Yuniarti (35) warga Rungkur Lor Surabaya dan Alfiyah (61) warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.