Jumat, 12 Jun 2026 12:58 WIB

Pensiun dari Wagub, Gus Ipul Bantu Istri Perangi Kanker

Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf
Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf

jatimnow.com - Saifullah Yusuf atau Gus Ipul pada 12 Februari 2019 pensiun dari Wakil Gubernur Jawa Timur. Kemanakah Gus Ipul selepas dari wagub-jabatan yang diembannya selama 10 tahun bersama Gubernur Soekarwo?.

"Jadi istri ini (Fatma Saifullah Yusuf) bikin yayasan. Bergerak di deteksi dini kanker payudara dan serviks. Karena kita melihat fenomena sekarang ini, akibat kesakitan dan meninggal dunia bukan karena sakit menular seperti, diabetes, kanker," ujar Gus Ipul kepada wartawan di rumah dinas Wagub Jatim, Jalan Imam Bonjol, Surabaya, Senin (28/1/2019).

Gus Ipul mengatakan, dirinya akan membantu istrinya dengan cara berkeliling dan menjalin hubungan kerjasama dengan berbagai stakeholder serta para dokter-dokter.

Juga meringankan masyarakat yang melakukan deteksi dini dengan cara Pap Smear atau tes yang dilakukan untuk mencari perubahan dalam sel-sel serviks yang dapat menunjukkan adanya kanker serviks.

"Habis ini saya keliling, melanjutkan penyuluhan sekaligus bekerjasama dengan stakeholder untuk deteksi dini. Saya akan bekerjasama dengan para dokter, sehingga biaya dokter tidak perlu membayar," tuturnya.

Rencananya, Yayasan Fatma Foundation yang bergerak di bidang kanker serviks dan payudara, akan dilaunching pada awal Februari 2019.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan



"Kita ingin mengajak bersama-sama masyarakat mengembangkan pola hidup sehat, membiasakan olah raga, makan sayur-sayuran dan juga sekaligus secara rutin ikut deteksi dini. Memeriksakan enam bulan sekali," ujarnya.

"Kita ingin mendorong masyarakat, untuk mewaspadai adanya suatu fenomena yang cukup menjadi perhatian dunia akhir kahir ini termasuk Indonesia yaitu mengenai kanker serviks dan payudara," jelasnya.

Gus Ipu menambahkan, dirinya juga akan belajar bertani. Katanya, dirinya punya lahan yang cukup untuk bertani tomat.

"Dalam jangka pendek ini, saya akan mencoba menjadi petani. Bertani organik ini sekaligus bisa bersama sama anak muda Jawa Timur untuk kembali senang menjadi petani," ujar Gus Ipul sambil menggambarkan tantangan ke depan Indonesia di bidang ketahanan pangan.

"Anak muda sekarang kan enggan menjadi petani. Padahal tantangan ke depan di bidang ketahanan pangan ini menjadi serius. Kalau lahan sempit, bisa bertani dengan cara organik. Meskipun lahan sempit, tapi produksinya bagus. Asalkan sabar dan mengikuti proses," terangnya.

Ditanya kenapa memilih bertani Tomat. Kata Gus Ipul, dirinya karena sudah belajar dengan petani Tomat.

"Kenapa tomat, ya yang ada saja. Saya belajar ke seseorang yang sudah berjalan," katanya.

Gus Ipul mengatakan, lahan yang dipilihnya ada di wilayah Kabupaten Pasuruan.

"Nggak banyak lahannya. Kalau berhasil, kita kembangkakan bersama anak-anak muda di Jawa Timur," jelasnya.
 

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.