Selasa, 16 Jun 2026 12:22 WIB

Cabuli Siswi SD di Pasuruan, Satu Siswa Dikeluarkan dari Sekolah

  • Penulis : Moch Rois
  • | Minggu, 27 Jan 2019 09:02 WIB
Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Satu dari tiga siswa yang melakukan perbuatan cabul terhadap siswi yang duduk di kelas 4 sekolah dasar (SD) di Pasuruan akan dikeluarkan dari sekolah. 

Diketahui sejak kejadian pencabulan yang dilakukan oleh ketiga siswa tersebut, mereka tidak masuk sekolah lagi hingga sekarang.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Sri Watiningsih, Kepala Sekolah, mengatakan akan mengeluarkan siswa yang melakukan perbuatan cabul ini dari sekolah. Sedangkan dua siswa lainnya yang berperan memegangi tangan korban, masih diizinkan untuk masuk sekolah.

"Untuk satu siswa tersebut, akan kita arahkan nanti. Kita sekolahkan yang diingini oleh kedua orang tuanya. Artinya tidak sekolah disini lagi," kata Sri Watiningsih, Minggu (27/1/2019) melalui sambungan seluler.

Baca juga: 

Ia melanjutkan, bila orang tua siswa menginginkan anaknya bersekolah di Pondok Pesantren, maka pihak sekolah akan menyanggupi hal tersebut.

"Bukan asal pondokan, tapi Pondok yang bisa mengajari dan menangani terlapor, yang nakal dan lemah dalam memahami pelajaran," paparnya.

Sedangkan untuk kedua siswa lainnya, Sri Watiningsih mengaku akan melakukan pembinaan terhadap mereka. Diketahui, kedua siswa tersebut hanya ikut-ikutan karena terpaksa setelah mendapat ancaman.

"Untuk kedua siswa yang lain, tetap sekolah disini. Mereka ikut karena takut diancam. Kami sudah mendatangi orang tua ketiga terlapor," kata Sri.

Sebagai tindak lanjut atas kasus ini, Sri mengatakan akan meningkatkan pembinaan kedisiplinan dan tanggungjawab para guru.

Baca Juga: Polres Gresik Bekuk Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur

"Saya sebagai kepala sekolah, mengaku lengah atas terjadinya kasus ini dan mohon maaf kepada semua masyarakat," pungkasnya.

Saat kejadian, Widad Maulukhi, Wali Kelas, mengaku ke toilet selama 30 menit karena diare. Widad meminta maaf atas kelalaian yang dilakukannya.

"Peristiwa di sekolah ini, ya terjadi sekali ini. Biasanya, para murid mengadu ke saya, jika terlapor ini berbuat nakal. Tapi saat aksi tak senonoh terjadi, para murid diam tak bicara," ungkap Widad.

Atas kejadian pencabulan tersebut, siswi SD di Pasuruan syok dan trauma tak mau sekolah lantaran dicabuli tiga siswa teman satu kelasnya.

Korban yang masih berumur 8 tahun itu duduk dibangku kelas 4 SD. Sedangkan tiga siswa teman sekelas korban itu diketahui sudah berumur 10-11 tahun karena tidak naik kelas tiga kali.

Baca Juga: Resmob Polres Gresik Gerak Cepat Tangkap Pelaku Pencabulan Pelajar

Para siswa di kelas tidak bisa menolong korban lantaran dari tiga siswa yang mencabuli korban itu, satu diantaranya mengacungkan sebilah pisau cutter sambil mengancam akan menusuk siapa saja yang mendekat.

Sambil mengancam, dua siswa mencabuli korban di atas bangku sekolah dihadapan 27 kawan sekelasnya. Dua siswa mencabuli korban, sedangkan satu lainnya berperan memegangi kedua tangan korban.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.