Sabtu, 13 Jun 2026 02:37 WIB

Pengirim Tabloid Indonesia Barokah ke Jawa Timur Diselidiki

Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera
Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera

jatimnow.com - Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di beberapa kota dan kabupaten di Jawa Timur ditanggapi kepolisian. Polda Jatim dan polres jajaran mencari keberadaan tabloid itu di berbagai tempat. Pengirimnya juga tengah diselidiki.

Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera mengatakan, upaya pencarian itu dilakukan agar tabloid tersebut tidak sampai ke tangan warga dan terbaca.

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Sudah banyak yang kita temukan. Kalau dibuka ya jumlahnya ribuan. Tapi ini kan bendel besar. Ada di berbagai daerah di Jawa Timur seperti Pasuruan, Mojokerto. Sudah kita sita," ungkap Barung Sabtu (25/1/2019).

Kendati demikian, lanjut Barung, Polda Jatim telah melakukan kerjasama dengan pesantren dan masjid di Jatim agar menyetop penyebaran tabloid itu apabila mendapat kiriman.

"Kita Polda Jawa Timur bekerjasama dengan para pengurus masjid dan juga pesantren. Kita tidak ingin adanya Tabloid Indonesia Barokah menyebar di wilayah Jawa Timur," tegasnya.

Baca juga: 

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Barung menambahkan, Polda Jatim sudah memberikan arahan kepada pengurus masjid apabila mendapatkan paket yang berisi tabloid itu, agar segera melapor ke polisi, agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Pengiriman ini tidak dibagikan, kita tahu, pengurus masjid tahu kalau ini Black Campaign. Sehingga ini, masjid ini tempat ibadah maka tidak dibagikan ke umat," terangnya.

Ia mengaku sulit untuk melacak pengirim paket tabloid tersebut. Sebab, alamat pengirim diduga fiktif. Menurutnya, Polda Jatim tengah melakukan penyelidikan pengirim meski alamat redaksi tabloid itu sudah jelas yaitu di Bekasi.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Tapi umumnya datang ke kantor pos tertentu kirim tidak menggunakan alamat resmi. Untuk itu hari ini intelejen sudah bekerja, polres bekerja," tegasnya.

Ditegaskan lagi oleh Barung, langkah yang sudah dilakukan kepolisian merupakan bentuk reaksi cepat untuk menjaga proses Pemilu 2019 berjalan aman dan damai. Siapapun yang melakukan pelanggaran terhadap berjalannya agenda Pileg dan Pilpres nanti, akan ditindak tegas.

"Ini sudah ada laporan. Polisi sudah bekerja bahwa apa yang menjadi black campaign ini harus dihilangkan. Siapa saja. Polisi tidak memilih-milih. Supaya pemilu berjalan dengan baik tidak dibumbui dengan hal-hal yang negatif," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.