Sabtu, 20 Jun 2026 19:18 WIB

TNI Gadungan asal Yogyakarta Cabuli Pelajar SMP di Ngawi

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Ulah bejat Wahono (42) Warga Kecamatan Kalisawang, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta akhirnya mengantarnya ke penjara Polres Ngawi. Wahono mengaku sebagai anggota TNI dan mencabuli anak di bawah umur.

"Pelaku kami tangkap setelah terbukti mencabuli anak di bawah umur di Ngawi," kata Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Muhammad Indra Najib, Kamis (24/1/2019).

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Indra menjelaskan, awalnya pelaku mengirim pesan singkat ke HP korban berjanji akan menemui korban di Ngawi. Janji itu terealisasi awal November 2018 lalu hingga keduanya bertemu di alun-alun Ngawi.

"Kepada korban, pelaku mengaku sebagai anggota TNI, padahal bukan," beber Indra.

Dari pengakuan pelaku itulah, korban yang masih pelajar SMP akhirnya kepincut hingga mau diajak jalan-jalan oleh pelaku. Di tengah perjalanan, rayuan pelaku membuat korban semakin kesengsem.

"Korban dibawa ke rumah teman pelaku di Ngawi dan menyetubuhi di sana," tegas Indra.

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

Melihat korban tidak berdaya dan menuruti semua permintaannya, pelaku mulai kalap. Dia terus mengajak korban bertemu hingga menyetubuhi korban empat kali. Terakhir, pelaku menyetubuhi korban pada 11 Januari 2018 lalu di salah satu hotel di Ngawi.

Kedok pelaku terbongkar setelah janjinya untuk menikahi korban dan membelikan korban sebuah motor tak kunjung terealisasi.

"Korban mengadu ke ayahnya dan dilanjutkan laporan ke kami," tambahnya.

Baca Juga: Polres Malang Ungkap Pencabulan Berkedok Pengobatan Alternatif di Gedangan

Setelah mendapat laporan, Satreskrim Polres Ngawi langsung menangkap pelaku di rumahnya di Kulon Progo, Yogyakarta. Saat ditangkap, pelaku mengakui bahwa dirinya hanyalah pengangguran dan bukan anggota TNI.

"Pelaku sudah kami tahan dan kasusnya ditangani Unit PPA (Pelayanan Perempuan dan Anak)," pungkas Indra.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.