Jumat, 19 Jun 2026 09:32 WIB

Renovasi Pasar Legi Blitar Tunggu Uluran Tangan Pemerintah Pusat

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 28 Mar 2018 12:39 WIB
Pedagang sandal di Pasar Legi Blitar.
Pedagang sandal di Pasar Legi Blitar.

jatimnow.com- Pemerintah Kota Blitar, saat ini masih menunggu kejelasan soal bantuan biaya untuk perbaikan pasar Legi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Perdagangan.

Pemerintah pusat kabarnya telah menyetujui bantuan perbaikan pasar sebesar Rp 50 miliyar rupiah dari yang sebelumnya diajukan Rp 80 miliyar rupiah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Menjelang bulan April, biaya perbaikan pasar dari Kementrian Perdagangan tak kunjung jelas. Hal inilah yang ditengarai menjadi faktor penghambat relokasi pedagang Pasar Legi yang kini dibiarkan dan berceceran berjualan disekitar pasar.

"Kita masih menunggu. Kepala Dinas Perindustrian (dan Perdagangan) intensif menanyakan itu. Kita berharap tahun 2018 segera terealisasi seperti yang sudah dijanjikan, biar bisa secepatnya direnovasi," kata Wakil Walikota Blitar Santoso di Halaman Kantor Walikota Blitar, Rabu (28/03/2018).

Diceritakannya, perbaikan Pasar Legi yang hancur akibat kebakaran pada tahun 2016 silam membutuhkan anggaran biaya yang besar.

Hal inilah yang membuat Pemkot Blitar mengajukan bantuan perbaikan ke Kementrian Perdagangan.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Rencananya, begitu anggaran perbaikan sudah turun, para pedagang akan direlokasi ke timur Stadion Suprijadi Kota Blitar yakni dengan membuat lapak baru. Relokasi tersebut akan memanfaatkan lebar jalan timur Stadion.

"Rencananya begitu. Pasar Legi bisa dikatakan sebagai pusat perekonomian Kota Blitar. Kalau bisa direnovasi dengan cepat, maka perekonomian warga akan normal kembali," terangnya.

Kini sambil menunggu turunnya bantuan renovasi Pasar Legi, Pemkot Blitar juga terus melakukan pengkajian soal lokasi yang sesuai untuk memindahkan pedagang pasar, ketika perbaikan sudah dimulai. Termasuk menyiapkan anggaran relokasi.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Anggaran kita hanya mampu untuk relokasi pasarnya. Sedangkan renovasi, kita mengandalkan dana dari pemerintah pusat," imbuhnya.

Reporter: CF Glorian
Editor: Arif Ardianto



Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.