Senin, 15 Jun 2026 22:26 WIB

12 Rusa Mati di Coban Jahe Malang, Penyebabnya Masih Misterius

Olah TKP kemarian 12 rusa tutul oleh tim gabungan di Wisata Coban Jahe Malang
Olah TKP kemarian 12 rusa tutul oleh tim gabungan di Wisata Coban Jahe Malang

jatimnow.com - 12 rusa tutul ditemukan mati di penangkaran Wisata Coban Jahe, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang. Pada leher rusa-rusa itu ditemukan bekas luka gigitan.

Ketua Profauna Indonesia Rosek Nursahid menyebut, sebenarnya terdapat 14 ekor rusa tutul di Coban Jahe.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"12 ekor mati, dua ekor lagi dinyatakan hilang," jelasnya, Senin (21/1/2019).

Kematian rusa-rusa tersebut memang mengejutkan penjaga yang akan memberikan maknanan pada Minggu (20/1/2019) kemarin.

"Rusa itu mati saat penjaganya akan memberikan makan," ujar Rosek.

Dirinya belum mengetahui secara pasti penyebab kematian 12 rusa itu. Namun dugaan sementara, kematian rusa-rusa itu akibat serangan hewan buas.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Dugaan kuat mengarah ke anjing liar atau macan tutul. Kalau macan tutul di sana memang juga jadi kawasan habitat macan tutul. Karena dekat dengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS)," imbuh Rosek.

Yang membuat janggal, menurutnya, rusa itu hanya luka pada leher saja, sedangkan bagian lain masih utuh.

Profauna sudah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jatim, sebagai instansi yang berwenang menangani masalah satwa liar.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Terpisah, Kepala BBKSDA Jawa Timur Nandang Prihadi mengatakan, pihaknya bersama ProFauna Indonesia saat ini sudah berada di lokasi untuk memastikan penyebab kematian rusa-rusa itu.

"Saat ini kita sedang dalami apa penyebabnya. Kepala SKW 6 Probolinggo dengan Rosek dari ProFauna sedang di lokasi," sebut Nandang.

Kata Nandang, tim gabungan itu sedang melakukan olah TKP di Coban Jahe dan pengumpulan data. Olah TKP juga dibantu Perhutani KPH Malang Raya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.