Senin, 22 Jun 2026 13:35 WIB

JKSN Dideklarasikan di Wonosobo, Khofifah Serukan Pilih Jokowi-Ma'ruf

Deklarasi JKSN Wonosobo di Sasana Adipura
Deklarasi JKSN Wonosobo di Sasana Adipura

jatimnow.com – Usai deklarasi se-Pantura Jawa Barat, Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) bergerak ke Jawa Tengah untuk menggelar deklarasi JKSN Wonosobo di Sasana Adipura, Kabupaten Wonosobo, Kamis (17/1/2019).

Ini merupakan deklarasi kedua JKSN di wilayah Jawa Tengah dalam upaya memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, setelah sebelumnya menggelar deklarasi akbar di level provinsi yang dipusatkan di UTC Convention Hall Semarang, 18 November 2018 lalu.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Ketua Dewan Pengarah JKSN Pusat, Khofifah Indar Parawansa yang hadir dalam deklarasi mengajak warga Wonosobo agar solid dan mantap memilih Jokowi-Ma'ruf. Khofifah juga mengingatkan kalau saat pemungutan suara pada 17 April 2019 ada lima warna surat suara.

"Ingat nggih, surat suara untuk pemilihan presiden (Pilpres) warna yang abu-abu," kata perempuan yang juga Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 itu.

"Saya mohon kepada seluruh jaringan kiai santri se-Wonosobo, selain mensosialisasikan memilih Pak Jokowi-Kiai Ma'ruf, juga ikut mensosialisasikan surat suara warna abu-abu untuk coblos gambar Pak Jokowi atau Kiai Ma'ruf," sambungnya.

Khofifah juga mengajak masyarakat Wonosobo khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk membulatkan tekad dan mengeraskan perjuangan dalam memenangkan Jokowi.Karena Capres petahana tersebut berkomitmen menjaga Ahlusunnah wal Jamaah.

"Beliau mungkin bukan santri, tapi beliau tidak lupa dengan ulama dan kiai. Apalagi beliau saat ini menggandeng seorang ulama besar yang berakhlakul karimah, untuk membantu memimpin bangsa Indonesia yaitu Kiai Maruf Amin," paparnya.

 Khofifah Indar Parawansa 

Target 90 Persen

Baca Juga: Gubernur Khofifah Optimistis Produktivitas Gula Jatim Terus Meningkat

 Sementara Dewan Penasihat JKSN Pusat yang juga Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet, Mojokerto, KH Asep Saifuddin Chalim menegaskan, Jokowi pilihan tepat karena pribadi yang religius.

"Kita harus memilih pemimpin yang benar-benar Islam. Yang benar-benar salat dan salatnya benar. Saya bersaksi bahwa Pak Jokowi melakukan hal tersebut," katanya.

Selain itu, Kiai Asep mengajak sekitar 2.000 jamaah yang hadir untuk mendoakan Jokowi-Ma'ruf agar diberi kemudahan saat debat perdana malam ini.

"Supaya tampil cerdas, tenang dan waspada, serta menang mutlak untuk debat," katanya.

Selain itu, dia mengajak seluruh hadirin untuk berdoa bersama, agar bangsa Indonesia dijauhkan dari serangan oknum-oknum yang suka menyebarkan kabar bohong alias hoax.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Sheikh Afeefuddin Kunjungi Ponpes Genggong Probolinggo

Menurut Kiai Asep, Wonosobo pernah menjadi miqot komitmen dan tekad untuk memenangkan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) di Pilpres 2014. Maka hari ini Wonosobo menjadi miqot dalam membangun komitmen dan tekad untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

Karena itu, Kiai Asep memasang target tinggi di Wonosobo, yakni 90 persen kemenangan untuk Jokowi atau ada lompatan 27 persen.

Saat Pilpres 2014, Jokowi-JK meraup 296.386 suara (63,66 persen) dari total 465.595 suara sah. Sedangkan Prabowo-Hatta meraih 169.209 suara (36,64 persen). 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.