Senin, 15 Jun 2026 21:25 WIB

Polisi Sita 26 Ribu Pil Koplo dari Dua Pemuda di Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 14 Jan 2019 16:57 WIB
Ribuan pil koplo diamankan
Ribuan pil koplo diamankan

jatimnow.com - Satreskrim Polres Blitar Kota menyita 26.170 pil double L (koplo) yang diamankan dari dua pemuda di Blitar. Puluhan ribu obat keras berbahaya (Okerbaya) tersebut oleh kedua tersangka disimpan dalam 26 klip plastik dan 27 kantong.

Terungkapnya peredaran barang haram tersebut bermula ketika polisi mengamankan Wahyu Setiadi (24) warga Malang di sebuah warung kopi yang ada di Jalan Veteran, Kota Blitar.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Dari Wahyu, polisi mengamankan 26 klip dengan jumlah total 520 butir. Diketahui, Wahyu mendapatkan barang haram tersebut dari temannya Farid Yudha Kristianto (29) warga Kota Blitar.

"Kami melakukan pengembangan. Setelah berhasil mengamankan W beserta barang bukti, kami kemudian menangkap F dengan barang bukti 26 kantung pil double L. Jumlah totalnya 25.650 butir," kata Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (14/01/2019).

Oleh tersangka Farid, ribuan okerbaya tersebut disimpan dibawah kamar tidur guna mengelabuhi polisi. Saat dilakukan pemeriksaan, Farid mengaku mendapatkan pil double L dari temannya yang ada di Malang.

"Temannya ini sudah ditangkap dulu oleh Polres Malang. F ini dibujuk untuk mengambil sisa barang dirumah untuk diedarkan di Blitar," ujarnya.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

Oleh kedua tersangka, pil double L tersebut dijual kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk ke sejumlah pelajar.

"Tersangka melanggar Pasal 197 UURI No. 36 tahun 2018 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1,5 miliar," tukasnya.

Tersangka Wahyu Setiadi mengatakan keuntungan yang dihasilkan dengan berjualan pil Double L dua kali lipat. Dan uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk berfoya-foya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

"Saya beli Rp 1.250 per butir dan dijual Rp 2.500. Satu klip berisi 20 butir terus saya dapat Rp 50.000 ribu," kata Wahyu.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.