Minggu, 21 Jun 2026 00:56 WIB

Ini Penyebab Ratusan Rumah di Mojokerto Terendam Banjir

Tanggul sungai yang ambrol di Mojokerto
Tanggul sungai yang ambrol di Mojokerto

jatimnow.com - Selain karena hujan deras yang mengakibatkan debit air sungai meningkat, Banjir yang merendam ratusan rumah warga di Mojokerto dikarenakan tanggul Sungai Sumberpasinan ambrol dan air meluber.

Luberan air Sungai Sumberpasinan, Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jumat (11/1/2019) malam disebabkan peningkatan volume air sungai dan sumbatan sampah di pintu air.

Baca Juga: Berkali Ganti Bupati, Warga Karang Mluwo Jember Masih Dihantui Banjir

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Mochammad Zaini mengatakan, tanggul sungai yang ambrol itu panjangnya 15 meter dan tingginya sekitar tiga meter.

"Setelah air yang menggenangi rumah warga surut tadi pagi, kami mendapat laporan dari perangkat desa setempat kalau ada tanggul sungai yang ambrol. Itu karena tergerus arus air yang deras semalam," ujarnya saat dihubungi jatimnow.com, Sabtu (12/1/2019).

Baca juga:

Zaini menjelaskan, penyebab luberan air sungai hingga menggenangi rumah warga Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto semalam, terdapat sampah yang menyumbat pintu air di sungai tersebut.

Baca Juga: Info Cuaca Jatim, Probolinggo Waspada Hujan Lebat, Daerah Lain Terkendali

"Semalam memang ada luberan air sungai, ternyata penyebabnya adalah pintu air di Sungai Sumberpasinan tersumbat sampah berupa batang pohon dan rumpun bambu," jelasnya.

Mengetahui hal itu, warga setempat berbondong-bondong membersihkan sampah yang menyumbat pintu air hingga mengakibatkan banjir semalam.

"Sekarang sampahnya sudah bersih, sudah tidak tersumbat lagi pintu airnya," imbuhnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Air yang menggenai ratusan rumah warga di Mojokerto telah surut. Warga kembali beraktivitas seperti semula.

"Meski sudah surut total, namun kondisi ini (banjir) masih bisa terulang mengingat saat ini masih masuk dalam musim hujan," pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.