Selasa, 16 Jun 2026 01:39 WIB

Ini Penyebab Kematian Bayi yang Dibuang Ibunya ke Kloset

Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendro Tri Wahyono
Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Hendro Tri Wahyono

jatimnow.com - Tim forensik Polda Jawa Timur melakukan otopsi terhadap jenazah bayi, yang dibuang oleh ibunya di kloset Puskesmas Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Otopsi ini dilakukan untuk mengetahui pasti penyebab kematian bayi berjenis kelamin perempuan ini. Dari hasil otopsi ditemukan adanya luka cekikan pada leher dan pendarahan pada bagian perut. Luka cekikan di leher ini menjadi penyebab kematian bayi naas ini.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kasatreskrim Polres Tulungagung, AKP Hendro Tri Wahyono menjelaskan sesaat setelah dilahirkan, bayi diangkat pada bagian lehernya dengan tangan kiri. Saat diangkat itu diduga bayi tercekik sehingga kekurangan oksigen dan mati lemas.

"Penyebab kematian bayi ini karena luka cekikan pada bagian leher sehingga kekurangan oksigen dan mati lemas," kata AKP Hendro Tri Wahyono, Sabtu (12/01/2019).

Baca juga:  

Untuk temuan pendarahan pada bagian dalam perut bayi diduga terjadi karena dimasukkan ke dalam kloset. Saat ditemukan bagian perut ke bawah sudah masuk ke kloset dan mengakibatkan luka pada perut bayi. Bahkan polisi terpaksa membongkar kloset untuk mengevakuasi jenazah bayi ini.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Lubang pada kloset sangat sempit sehingga jenazah terjepit dan kita terpaksa membongkar klosetnya," jelasnya.

Sebelumnya ER (16) seorang pasien di Puskesmas Kauman, nekat membuang bayi yang baru dilahirkannya, kedalam kloset kamar mandi pada Kamis (10/1) malam.

Hingga saat ini polisi masih terus melakukan penyidikan, untuk mengetahui motif perbuatan pelaku. Polisi belum bisa meminta keterangan pelaku, karena masih dirawat di Puskesmas.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.