Senin, 15 Jun 2026 15:30 WIB

Polisi Dalami Motif Pelajar yang Membuang Bayinya ke Kloset

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti kasus pembuangan bayi ke dalam kloset
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti kasus pembuangan bayi ke dalam kloset

jatimnow.com - Polisi terus mendalami motif dan penyebab pasti tewasnya bayi perempuan yang dibuang ke dalam kloset toilet di Puskesmas Kauman, Tulungagung oleh ER (16) ibu kandungnya sendiri.

Terbaru, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tulungagung memeriksa tiga orang saksi, yaitu ibu ER, petugas puskesmas dan seorang saksi yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Kapolres Tulungagung, AKBP Tofik Sukendar menjelaskan, pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan terhadap pelaku ER. Sebab pelaku masih menjalani perawatan di Puskesmas Kauman.

"Yang kita periksa hari ini ada tiga orang, mereka memberikan keterangan kronologi penemuan jenazah bayi dalam kloset," ujar Tofik, Jumat (11/01/2019).

Baca juga:  

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Selain melakukan pemeriksaan saksi, Polres Tulungagung juga sudah melakukan olah TKP. Dalam olah TKP itu, mereka mengamankan sejumlah barang bukti berupa kloset, sampel darah dan pakaian dengan bercak darah.

Sedangkan untuk mengetahui penyebab pasti kematian bayi itu, Polres Tulungagung masih menunggu hasil autopsi yang dilakukan Tim Laboratorium Forensik Polda Jatim.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Sebelumnya, ER (16) seorang pasien di Puskesmas Kauman dengan keji membuang bayi yang baru saja dilahirkannya ke dalam toilet. Pelajar SMA di Tulungagung itu diduga hamil di luar nikah, sebab keluarganya pun tidak mengetahui jika dirinya hamil.

ER dibawa keluarganya ke puskesmas itu setelah ER mengeluh sakit pada perutnya. Tim medis yang sempat menyebut bahwa ER hamil ternyata dibantah keluarga ER. Sehingga tim medis hanya melakukan penanganan awal terhadap ER.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.