Kamis, 18 Jun 2026 20:35 WIB

Keji, Ibu Kandung Masukkan Bayinya ke Kloset Hingga Tewas

Garis polisi terpasang di TKP bayi tewas setelah dimasukkan ibunya ke dalam kloset/jatimnow.com
Garis polisi terpasang di TKP bayi tewas setelah dimasukkan ibunya ke dalam kloset/jatimnow.com

jatimnow.com - Entah apa yang ada dibenak ER (16) hingga membunuh bayinya sendiri. Warga Tulungagung ini menghabisi nyawa anak yang baru dilahirkannya itu dengan cara keji yaitu memasukkannya ke dalam kloset.

Pembunuhan itu dilakukan ER di Puskesmas Kauman, Kabupaten Tulungagung diduga dilakukan Kamis (10/1/2019) malam. ER saat itu menjadi pasien setelah mengeluh nyeri pada bagian perutnya. Sebelum pemeriksaan awal, ER pamit ke toilet puskesmas dengan alasan hendak buang air kecil.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

Awalnya keluarga yang mengantarnya tidak curiga. Namun setelah dalam waktu yang lama ER tak kunjung kembali ke kamar perawatan, ibu ER akhirnya menyusulnya ke toilet. Darisanalah diketahui bahwa ada bayi di dalam kloset.

"Dari temuan itu, pihak puskesmas melapor ke kami," sebut Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tulungagung, Ipda Retno Puji, Jumat (11/1/2019).

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

Setelah mendapat laporan, pada Jumat dini hari itupula Tim Inafis dan Unit PPA Polres Tulungagung langsung menuju TKP. Tim ini terpaksa membongkar kloset tempat bayi itu dibunuh.

"Bayi itu berjenis kelamin perempuan dan kondisinya sudah meninggal dunia," terang Retno.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Setelah berhasil mengevakuasi jasad bayi dari kloset, tim itu kemudian membawa jasad bayi itu ke RSUD Dr Iskak Tulungagung untuk proses autopsi. Sementara untuk kepentingan penyidikan, toilet ditutup sementara waktu dan dipasang garis polisi.

"Untuk kondisi pelaku (ER) masih mendapatkan perawatan intensif. Rencana akan kita lakukan pemeriksaan jika kondisinya sudah memungkinkan," pungkas Retno.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.