Selasa, 23 Jun 2026 21:13 WIB

Gandeng Mahasiswa Korea Kerjakan Video Wisata Banyuwangi

Mahasiswa Poliwangi dan PNU Korea dimentori oleh Profesor Young Bong Seo
Mahasiswa Poliwangi dan PNU Korea dimentori oleh Profesor Young Bong Seo

jatimnow.com - Rombongan mahasiswa dari Pusan National University (PNU) Korea menggandeng Politeknik Banyuwangi (Poliwangi) untuk menggarap video promosi pariwisata.

Kedatangan mereka tergabung dalam program Beyond Education and Engineering (BEE) HAPPY yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya sejak 2011 silam.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Program ini, dulunya dicetuskan oleh Pusan National University (PNU) Korea bersama Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) khususnya pada program studi Multimedia and Broadcasting.

Dengan mengusung tema "Dynamic Island Project 2019" generasi milenial terutama mahasiswa dilibatkan untuk berkontribusi dalam mengeksplore destinasi wisata di Indonesia ke kancah internasional.

Humas Poliwangi Wahyu Naris Wari mengatakan, kedatangan mahasiswa dari PNU Korea itu didampingi oleh Profesor Young Bong Seo yang dikenal banyak menggagas inovasi program-program yang didanai oleh Pemerintah Korea.

"Banyak hal yang membuat Profesor asal negeri gingseng ini tertarik dengan Banyuwangi, terutama pariwisata Banyuwangi," kata Naris di Hotel Aston, Minggu (6/1/2018).

Untuk para peserta, terlebih dulu diberi tantangan membuat video promosi yang unik, kreatif, dan inovatif. Cakupannya mulai sektor pariwisata maupun kebudayaan yang ada di Banyuwangi.

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

"Mereka harus melakukan observasi, kunjungan, wawancara dengan masyarakat. Baik yang langsung terlibat maupun masyarakat awam," ujarnya.

Salah satu mahasiswa yang terpilih di Poliwangi, yakni Velanda Aden Pradipta yang beberapa waktu lalu memenangkan lomba desain nasional dari Prodi Teknik Informatika.

Dalam program ini, lanjut Naris, terdapat 18 peserta dari Indonesia dan Korea dan terbagi kedalam dua tim. Masing-masing tim ditantang untuk menyelesaikan tugas dari program ini hingga 13 Januari 2019.

"Dengan seperti ini mahasiswa Poliwangi juga mendapat kesempatan meningkatkan skill mereka. Bekerjasama dengan mahasiswa negara lain yang memiliki budaya dan kebiasaan yang berbeda," paparnya

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Diharapkan, seluruh peserta menjadi terbiasa menyesuaikan diri dengan tim baru, bekerja bersama, bertukar ilmu, dan pikiran. "Supaya nantinya mampu mengubah pola pikir mereka menjadi pola pikir yang lebih luas dan modern" tutupnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.