Rabu, 10 Jun 2026 12:36 WIB

Opini

Harus Dimulai dari yang Sederhana dan Kecil

  • Penulis :
  • | Kamis, 03 Jan 2019 14:10 WIB
Gus Choi saat blusukan ke pedagang Keputran, Surabaya
Gus Choi saat blusukan ke pedagang Keputran, Surabaya

jatimnow.com - Ketua DPP/ Ketua Bappilu Partai NasDem ikut terlibat kontestasi menjadi calon DPRD atau DPR RI di era demokrasi liberal ini tidak begitu mudah. Bahkan terasa sangat berat.

Banyak faktor antara lain sistem politiknya, persaingan internal caleg dalam satu partai yang sama, persaingan eksternal caleg dengan partai yang berbeda.

Baca Juga: Tebar Kepedulian, Kader NasDem ini Salurkan 105 Hewan Kurban di Probolinggo

Aturan KPU yang terlalu berlebihan dan pengawasan bawaslu yang terlalu ketat, bahkan terkesan mengada-ada, sehingga sosialisasi baik partai maupun caleg tidak bisa maksimal, tidak bisa dilakukan secara leluasa baik lewat udara maupun darat, pragmatisme rakyat yang hampir merata dan lain-lain.

Ini semua menyebabkan sulitnya mewujudkan partisipasi rakyat secara maksimal dan makin jauhnya mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

Demokrasi hanya berjalan secara prosedural belum substansial dan esensial. Rakyat terlibat atau partisipasi bukan karena suara hati nurani sebagai manifestasi "suara rakyat suara tuhan".

Tetapi rakyat partisipasi atas dasar mobilisasi kekuatan kapital dari partai atau caleg yang cukup modal kapital.

Sungguh realitas politik seperti ini menyedihkan. Tidak kita inginkan. Jauh dari harapan bagi aktivis dan kaum pejuang demokrasi.

Tetapi mekanisme demokrasi 5 tahunan untuk memilih pemimpin jalur DPRD, DPR RI, DPD RI atau memilih Presiden dan Wakil Presiden harus tetap berjalan dan berlangsung tanpa gangguan apapun.

Karena itu, apapun realitasnya, apapun kondisinya, betapapun beratnya, partai partai dan caleg calegnya harus siap ikut kontestasi dan kompetisi secara sportif.

Dalam kontestasi dan kompetisi itu, Partai NasDem dan caleg calegnya tidak boleh menjual isu SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Tetapi NasDem dan calegnya menawarkan gagasan "gerakan perubahan restorasi Indonesia". Restorasi dengan pengertian memperbaiki, mengembalikan, memulihkan, dan mencerahkan, adalah untuk mempercepat terwujudnya cita cita kemerdekaan Indonesia.

Yaitu melindungi, memajukan kesejahteraan, mencerdaskan, dan ikut menciptakan perdamaian dunia. Selain itu, salah satu implementasi restorasi adalah politik tanpa mahar.

Yakni setiap calon pemimpin yang lewat jalur Partai NasDem tidak dipungut biaya sepeserpun. Ini dimaksudkan agar setelah terpilih mereka tidak korupsi.

Semua kebijakannya untuk rakyat. Mereka harus menjadi pemimpin yang bersih. Ini salah salah satu cara untuk menyelamatkan Indonesia dari tsunami korupsi.

Indonesia dalam bahaya bukan hanya bencana alam tsunami, tetapi juga tsunami korupsi, yang merupakan ulah para pemimpinnya yang secara berjamaah mencuri uang negara.

Baca Juga: Masa Tunggu Haji 26 Tahun, Komisi VIII DPR RI: Waspada Tawaran Berangkat Instan

Memang berat mewujudkan itu, tapi harus dimulai meski dari yang sederhana dan paling kecil.

Effendi Choirie atau Gus Choi

Penulis adalah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai NasDem dan caleg DPR RI daerah pemilihan (dapil) Gresik-Lamongan.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.