Kamis, 18 Jun 2026 08:35 WIB

Catat! Ini Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru di Surabaya

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan

jatimnow.com — Polrestabes Surabaya melakukan rekayasa lalu lintas pada malam pergantian tahun baru 2019 di tujuh titik kota Pahlawan.

Rekayasa lalu lintas tersebut bertujuan untuk membatasi atau melakukan penyekatan kendaraan bermotor yang akan masuk ke kota Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

Ada 2.500 personel gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Linmas melakukan pengamanan selama malam tahun baru.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan strategi tersebut bertujuan untuk mencegah kepadatan dan menumpuknya warga masyarakat ke kota Surabaya.

"Tim gabungan akan membatasi masuknya kendaraan dari luar daerah. Kita akan melakukan penyekatan di perbatasan-perbatasan kota Surabaya seperti di sekitar Jalan Karang Pilang, Simpang Empat Kenjeran-Kedung Cowek dan Bundaran Waru," kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, usai monev di Mapolrestabes Surabaya, Senin (31/12/2018).

Pola rekayasa lalu lintas yang diberlakukan di tujuh titik kota Surabaya dimulai dari Jalan Pahlawan yang akan menuju ke Jalan Kramat Gantung dibelokkan ke kiri menuju Jalan Pasar Besar, dan ke kanan menuju Jalan Tembaan.

Dari Jalan Tembaan yang mengarah ke Jalan Pahlawan dan Jalan Kramat Gantung diarahkan lurus ke Jalan Pasar Besar. Sementara dari Jalan Pasar Besar yang akan belok kiri ke Jalan Kramat Gantung diluruskan ke Jalan Tembaan.

Dari Jalan Tembaan yang mengarah ke Jalan Pasar Besar akan dibelokkan ke Jalan Bubutan - Jalan Indrapura. Dari Jalan Bubutan yang belok kanan ke Jalan Pasar Besar diarahkan ke Jalan Bubutan -Jalan Indrapura.

Sementara itu, di Simpang Empat Kenjeran - Kedung Cowek, dari arah Madura, keseluruhan akan diminta putar balik kembali ke arah Jembatan Suramadu untuk mengurangi kepadatan lalin di Surabaya.

Di Bundaran Waru, dari Medaeng yang akan masuk ke Surabaya melalui Jalan Ahmad Yani maupun Frontage Road (FR) sisi barat akan diminta putar balik ke arah Sidoarjo atau ke Krian.

Baca Juga: Dewan Kesenian Surabaya Persoalkan Ultimatum 7 Hari Pengambilan Gamelan

Dari arah Surabaya yang akan putar balik di U-turn sisi utara Bundaran Waru akan diluruskan ke Sidoarjo untuk mengurangi kepadatan arus di dalam kota Surabaya. Dari Jalan Menanggal yang masuk ke Jalan Ahmad Yani akan diminta untuk putar balik kembali.

Sedangkan perbatasan kota di Karang Pilang, bagi pengendara dari Gresik yang mengarah ke Surabaya akan diminta untuk putar balik kembali. Lokasi U-turn di depan pos polisi jembatan baru Karang Pilang (situasional).

Dari Jalan Ngelom, Sepanjang yang mengarah ke Surabaya dialihkan ke jembatan lama Karang Pilang lalu belok kanan masuk ke Jalan Bebekan - Taman. Sedangkan jembatan baru di sisi selatan ditutup untuk arus kendaraan dari Taman maupun Ngelom.

Untuk traffic light depan Masjid Al Falah, Jalan Raya Darmo mengurangi kepadatan arus di dalam kota, arus lalu lintas dari arah Gunungsari maupun Wonokromo yang akan menuju ke Jalan Raya Darmo akan dibelokkan ke kiri ke Jalan Diponegoro (Depan KBS).

Dari Jalan Diponegoro yang akan putar balik ke Jalan Raya Darmo akan diarahkan lurus ke Wonokromo.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

Sedangkan di kawasan Lenmarc Pakuwon, lalu lintas dari Wiyung akan diminta putar balik melalui Bundaran PTC. Dari Jalan HR Muhammad akan diminta putar balik di U-turn depan Mc Donald’s Pakuwon menuju ke arah Tandes dan Sukomanunggal.

Untuk penerapan lalu lintas fly over Banyu Urip, akan diterapkan lalu lintas Jalan Banyu Urip yang akan mengarah ke kota dialihkan ke Jalan Diponegoro, bawah fly over. Fly over akan ditutup untuk mengantisipasi konvoi kendaraan bermotor.

Dari Jalan Diponegoro yang akan ke dalam kota diminta untuk putar balik di bawah fly over atau dialihkan ke Jalan Banyu Urip.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.