Senin, 08 Jun 2026 06:38 WIB

Polisi di Blitar Berbagi Tips Hindari Penipuan Online

  • Penulis : CF Glorian
  • | Senin, 24 Des 2018 16:45 WIB
Praktek penipuan online melalui Whatsapp dibongkar Polres Blitar Kota
Praktek penipuan online melalui Whatsapp dibongkar Polres Blitar Kota

jatimnow.com - Penipuan dengan modus mengaku sebagai Jenderal Polisi menambah daftar kasus penipuan online di Indonesia. Polisi pun mengingatkan masyarakat agar lebih teliti, hati-hati dan berfikir logis saat menerima permintaan apapun dari para penipu itu.

Seperti kasus penipuan yang dibongkar Polres Blitar Kota baru-baru ini. Seorang warga tertipu dengan pesan Whatsapp (WA) dengan foto profil Jenderal Polisi yang meminta sumbangan uang untuk biaya tambahan berobat. Warga itu dengan mudahnya mentransfer uang Rp 3 juta ke rekening yang dikirim Jenderal Polisi gadungan itu.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

"Belajar dari kasus itu, kami kembali ingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh atau tertipu chatting di media sosial oleh nomor yang tidak dikenal dengan menggunakan foto pejabat. Apalagi tiba-tiba langsung meminta ditransfer," imbau Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Senin (24/12/2018).

Baca juga:  Jenderal Polisi Gadungan Ditangkap Usai Tipu Warga Blitar

Kasus di Kota Blitar itu sendiri, menurut Adewira, selain karena kelihaian pelaku, juga karena kurang telitinya korban untuk menyaring pesan WA yang diterimanya. "Jadi sebaiknya jika menerima pesan tersebut, masyarakat lebih baik mengkroscek terlebih dahulu, atau laporkan ke kami (polisi)," ungkapnya.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

Peringatan itu, lanjut Adewira, juga berlaku saat masyarakat menelusuri situs jual beli online. Selayaknya sebelum melakukan transaksi, masyarakat terlebih dahulu mencari tahu track record situs tersebut.

Sebelumnya, Muhammad Samsyurizal Sidik (65), warga Jalan Bali, Plosokerep, Kota Blitar melapor telah ditipu Rp 3 juta oleh komplotan asal Pare-pare, Sulawesi Selatan yang mengaku sebagai Jenderal Polisi yang dikenalnya.

Baca Juga: Pelaku Begal Payudara di Kota Blitar Ditangkap Warga

Komplotan ini menipu korban melalui chatting WA dengan foto profil Jenderal Polisi yang mereka catut. Setelah melalui koordinasi dengan Polda Sulsel, dua pelaku berhasil diringkus, sedangkan otak tindak pidana penipuan (Acok alias Tongeng) itu masih buron.

Terkait otak pelaku penipuan itu, Satreskrim Polres Blitar Kota terus berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan untuk memburunya. "Otak komplotan ini sudah masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) kami," pungkas Alumnus AKPOL Tahun 1999 ini.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Tema "Aku Arek Suroboyo" dipilih untuk menegaskan identitas Bung Karno sebagai putra daerah yang tumbuh dan ditempa di Surabaya sebelum menjadi tokoh besar Indonesia.

1.232 Atlet Taekwondo Bertarung di Ksatria Nusantara PBTI Series Kediri

Para atlet diharapkan dapat menjadi bibit-bibit terbaik Indonesia yang akan mewakili bangsa pada berbagai ajang internasional.

Menkop Bantah Isu Jual Beli Titik Koperasi Merah Putih, Sempat Viral di Kediri

Menkop Ferry menargetkan seluruh bangunan Koperasi Merah Putih, gerai usaha, serta fasilitas pendukung koperasi desa dapat selesai pada Agustus mendatang.

Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

“Saya berharap dari stadion (Brawijaya) ini akan lahir pemain-pemain handal yang nantinya bisa memperkuat Indonesia," kata Anwar Sadad.

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.