Kamis, 18 Jun 2026 16:48 WIB

Razia Rumah Kos, Satpol PP Ciduk 12 Remaja dan Sejoli Berbuat Mesum

Petugas Satpol PP Banyuwangi mendata remaja kos yang tidak membawa identitas diri dan berbuat mesum.
Petugas Satpol PP Banyuwangi mendata remaja kos yang tidak membawa identitas diri dan berbuat mesum.

jatimnow.com - Pasukan Satpol PP merazia rumah kos di Kecamatan Kota Banyuwangi. Razia kos tersebut dimaksudkan untuk meminimalisir dan menekan jumlah kenakalan remaja saat musim libur panjang sekolah.

Dari hasil razia tersebut, petugas berhasil menjaring 14 remaja yang tidak membawa atau belum memiliki identitas e-KTP. Dari 14 remaja tersebut, terdapat sepasang muda mudi yang terciduk sedang berbuat mesum di dalam kamar kos.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Plt Kepala Satpol PP Banyuwangi Anacleto mengatakan, pihaknya melakukan razia di 6 titik seputaran wilayah Kota Banyuwangi.

"Tidak sampai 2 jam kita dapat 14 remaja, satu pasang yang terciduk berduaan (mesum). Karena informasi ke kita rata-rata masih anak-anak semua," katanya di kantor Satpol PP, Jum'at (21/12/2018) malam.

Ia menjabarkan, ke enam titik tersebut, berada di Kelurahan Tukangkayu, Sobo, Kertosari Kecamatan Banyuwangi. Di kawasan ini diketahui petugas merupakan tempat kos yang bisa bebas penghuninya.

Hal ini, lanjut Anacleto, selain untuk menertibkan para penghuni rumah kos, juga melakukan pendataan terhadap pemilik usaha rumah kos.

"Kita juga akan membina pemilik kos melalui Camat atau Lurah, sehingga harapan kita pemilik kos dapat menerapkan aturan yang ada. Sanksi kalau perlu," paparnya.

Sementara itu, untuk sepasang kekasih yang berstatus mahasiswa dan terciduk dalam razia rumah kos itu akan dilakukan pembinaan dan dikenai sanksi tindak pidana ringan (tipiring).

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

"Sanksi yang kita terapkan ke mereka tipiring selain pembinaan, karena usia mereka di atas 17 tahun," imbuh Anacleto.

Dia menambahkan, rata-rata dari para remaja yang terjaring dalam razia rumah kos merupakan korban putus sekolah akibat kenakalan remaja.

"Ada yang mentato tubuhnya dan kenakalan lain, sehingga dia dikeluarkan dari sekolah. Ini kan kasihan," tandasnya.

 

Baca Juga: Belasan Reklame Rokok Ilegal Dicopot Satpol PP Tulungagung

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.