Selasa, 16 Jun 2026 17:08 WIB

Polisi Sebut Ujaran Kebencian Hina Islam Dilakukan di Luar Blitar

  • Penulis : CF Glorian
  • | Kamis, 20 Des 2018 16:15 WIB
Kasubbag Humas Polres Blitar, Iptu Muhammad Burhanudin
Kasubbag Humas Polres Blitar, Iptu Muhammad Burhanudin

jatimnow.com - Setelah mendapat laporan akun Twitter penghina Islam, polisi terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pemilik akun tersebut. Dugaan terbaru, akun itu dikelola oleh seseorang di luar Blitar.

Akun Twitter yang tengah diselidiki Satreskrim Polres Blitar itu adalah @YusfiYahya11. Akun tersebut diketahui beberapa kali memposting ujaran kebencian yang menyinggung umat Islam.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Dalam penyelidikan Satreskrim Polres Blitar, akun itu mencantumkan sebuah alamat Jalan Panglima Sudirman No. 86 Beru, Wlingi, Blitar. Namun warga di sekitar alamat itu mengaku tidak mengetahui wajah yang digunakan sebagai foto profil akun tersebut.

Baca juga: 

Baca Juga: Bobol 3 Sekolah, Residivis Ini Ditangkap Satreskrim Polres Blitar

"Warga di alamat yang dicantumkan akun itu tidak ada yang mengenali wajah yang terpasang pada akun tersebut. Dari RT dan RW juga tak mengetahui alamat rumah tersebut," terang Kasubbag Humas Polres Blitar, Iptu Muhammad Burhanudin, Kamis (20/12/2018).

Dugaan sementara, akun maupun postingan ujaran kebencian yang menyinggung umat islam tersebut dilakukan di luar Blitar. Meski begitu, Satreskrim Polres Blitar terus memburu keberadaan pemilik akun.

Baca Juga: Ini Motif Suami Aniaya Istri Hingga Meninggal di Blitar

Pantauan di Twitter, akun @YusfiYahya11 sudah tidak lagi aktif berkicau pasca pemberitaan yang dilakukan. Terlihat, akun tersebut terakhir berkicau pada tanggal 12 Desember 2018 lalu.

"Kami juga berkoordinasi dengan jajaran polres lainnya untuk membantu memonitor keberadaan pemilik akun," tandas Burhan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.