Kamis, 18 Jun 2026 13:06 WIB

Bisnis Esek-esek di Ponorogo Masih Ada, Polisi Ciduk Dua Pasangan

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 18 Des 2018 17:37 WIB
PSK yang tertangkap oleh Sat Sabhara Polres Ponorogo.
PSK yang tertangkap oleh Sat Sabhara Polres Ponorogo.

jatimnow.com – Bisnis prostitusi di Ponorogo belum sepenuhnya tutup meskipun lokalisasi Kedungbanteng tidak beroperasional lagi. Hal tersebut terungkap Sat Sabhara Polres Ponorogo menangkap dua PSK saat melayani tamunya di Pasar Janti, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Selasa (18/12/2018).

Dua PSK tersebut berinisial NR dan SR, keduanya warga Purwokerto, Wonogiri, Jawa Tengah. Para wanita penjaja cinta tersebut dalam beroperasi berkedok warung kopi. Sementara dua tamunya berinisial SKJ dan PJN, keduanya warga Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Tragisnya, SR baru saja melahirkan 3 bulan terkahir. Namun tetap melayani tamu, karena tidak ada pilihan lain. “Ya saya baru melahirkan. Tetap melayani tamu. Biasanya kalau habis melahirkan begini, pelanggan malah senang,” kata SR sambil menutupi wajahnya dengan topi jaketnya yang berwarna pink.

Kasat Sabhara Polres Ponorogo, AKP Djoko Winarto mengaku dalam operasi kali ini dilakukan senyap. Saat digrebeg, ada dua pasangan yang tertangkap basah melayani tamu.

Sedangkan, beberapa PSK lain langsung melarikan diri, begitu mengetahui ada mobil Sabhara berhenti di depan Pasar Janti. “Benar kami baru saja menciduk dua pasangan. PSK lainnya melarikan diri begitu tahu kedatangan kami. Kami fokus pada pasangan bukan suami istri,” terangnya.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

AKP Djoko mengaku, saat membuka kamar per kamar, posisinya kosong. Hanya ada dua kamar yang terisi. “Satu pasangan saat kami grebeg keadaan telanjang. Satu pasang lainnya masih mau membuka baju,” pungkasnya.

 

Baca Juga: Polres Ponorogo Gerebek Judi Sabung Ayam dan Dadu, Pelaku Kocar-kacir

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.