Sabtu, 20 Jun 2026 11:33 WIB

Tahun Politik, Jokowi Tak Bagi Sepeda di Pesantren Darul 'Ulum Jombang

  • Penulis : LKBN Antara
  • | Selasa, 18 Des 2018 15:23 WIB
Presiden Jokowi (dok jatimnow.com)
Presiden Jokowi (dok jatimnow.com)

jatimnow.com - Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo di Pesantren Darul 'Ulum Peterongan Jombang, Jatim, pada Selasa (16/12/2018) tidak ada pemberian sepeda kepada masyarakat yang bisa menjawab pertanyaan yang diajukan.

Menurut Jokowi, dirinya mengaku tidak mau membagikan hadiah sepeda dikarenakan ada aturan dari KPU yang melarang hal itu.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Enggak, biasanya kita memberi sepeda. Tapi karena ini tahun politik memberi sepeda tidak boleh. Tidak boleh oleh aturan KPU," katanya saat menghadiri acara Peringatan Haul Syekh Abdul Qodir Jaelani dan Silaturahim Presiden RI Joko Widodo dengan pengasuh Pondok Pesantren Darul 'Ulum.

Saat itu, Presiden Jokowi memanggil dua orang untuk maju ke depan saat sedang menyampaikan pidatonya. Dua orang yang maju yakni santri di Darul 'Ulum Gusti Muhammad Firdaus dan Prihartini.

Kepada Prihartini yang akrab disapa Mbak Tin, Presiden menanyakan tiga agama yang ada di Indonesia. "Agama Islam, Kristen, Buddha," jawab Mbak Tin. "Nggih, sampun. Maturnuwun. Jangan minta sepeda, kenapa nengok-nengok? Foto?" tanya Jokowi.

 Lalu ia pun memberikan kesempatan kepada Tin untuk berfoto bersama Presiden. "Kalau boleh sudah saya kasih sepeda tadi. Jadi memang aturan itu harus kita jalankan. Jadi enggak boleh," kata Presiden.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Kemudian Gusti yang berasal dari Banjarmasin dan sudah selama enam tahun "nyantri" di Darul 'Ulum sejak SMP ditanya oleh Presiden empat nama suku dan nama tempat asalnya.

"Suku Dayak di Kalimantan. Suku Jawa di Pulau Jawa. Suku Banjar di Kalimantan. Suku Madura di Pulau Madura," ucap Gusti. Sama seperti Tin, Gusti pun mendapatkan kesempatan untuk berfoto dengan Presiden.

Presiden menuju Pondok Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang guna meresmikan Museum Islam Indonesia K.H. Hasyim Asy ari. Agenda kerja Kepala Negara dilanjutkan dengan mengunjungi Pondok Pesantren Mamba ul Ma arif Denanyar, Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Senator Lia Istifhama Soroti Janggalnya Gugatan Ponpes Raudlatul Banin Wal Banat

Di tempat ini rencananya Kepala Negara akan meluncurkan program Bank Wakaf Mikro. Pada petang harinya, Presiden akan menuju Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, untuk bersilaturahim dengan para santri. Selesai acara, Presiden akan menuju Surabaya untuk bermalam dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.