Senin, 15 Jun 2026 23:58 WIB

Pemerintah Siapkan Era Industri 4.0 Bagi SMK dan Pelaku Industri

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution meminta daerah dan pelau siap menghadapi era industri4.0.
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution meminta daerah dan pelau siap menghadapi era industri4.0.

jatimnow.com - Pemerintah meningkatkan Sumber Daya Alam (SDA) dengan merevitalisasi sejumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mendukung kebutuhan tenaga kerja di era industri 4.0.

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo guna membahas komitmen pusat dan daerah untuk merevitalisasi SMK.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Seminggu lalu sudah saya undang Gubernur Jawa Timur bersama seluruh gubernur lainnya dan Bupati Lampung Barat. Kita bahas bagaimana komitmen pusat dan daerah untuk revitalisasi SMK," kata Darmin di tengah kunjungannya di Kota Malang, Kamis (13/12/2018).

Ada dua alasan mengapa pentingnya kerjasama tersebut, pertama karena kewenangan SMK ada di pemerintah provinsi (Pemprov). Kedua, daerah tentu lebih memahami kebutuhan dan potensi daerahnya masing-masing.

Pihaknya pun mengapresiasi SMKN 4 dan 11 Malang yang sudah memiliki jurusan-jurusan sejalan dengan perkembangan tren global, seperti jurusan Animasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer & Jaringan dan Mekatronik.

Talent digital dengan keahlian seperti Desainer 3D, Animator, Front End Programmer dan Mobile Application Programmer dapat dihasilkan dari lulusan SMK. "Keterlibatan industri juga diperlukan untuk merevitalisasi SMK,” ungkapnya.

Selain itu, menurut Darmin pemerintah juga mendorong sektor peningkatan kualitas pendidikan vokasi dengan melibatkan sektor industri. Bahkan pemerintah tengah menyiapkan rumusan skema keterlibatan sektor industri untuk pendidikan vokasi menghadapi era industri 4.0.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

"Mau mengikutsertakan industri untuk pendidikan vokasi ini. Jangan nanti dia merasa, ini nambah beban tambahan," ujarnya.

Dirinya juga akan memberikan' diskon' insentif kepada industri yang mau terlibat dalam sektor peningkatan pendidikan vokasi. Insentif ini berupa pengurangan pajak sebesar 200 persen dari biaya yang dikeluarkan oleh industri tersebut.

"Kita memberikan fasilitas. Kita sebut namanya super deduction. Dia menggunakan bantuan, memberi bantuan atau melaksanakan pendidikan umum kita, SMK misalnya, berapapun kita nilai, dan kita ganti dengan pengurangan pajaknya. Yakni 200 persen dari yang dia berikan," lanjutnya.

Bahkan Darmin menyatakan pemerintah akan mengganti biaya yang dikeluarkan pelaku industri dua kali lipat." Kalau dia keluarkan Rp 10 juta kita ganti Rp 20 juta. Apalagi kan. Itu berarti nanti anak didik kita bukan dia suruh itu tadi, membersihkan kamar mandi, payah kita, iya kan. Jadi ini benar-benar usaha serius untuk menyiapkan SDM kita," bebernya.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

Ia menambahkan saat ini timnya tengah menyiapkan APBN 2019 untuk mendorong keterlibatan itu. " Kita sedang menyiapkan ini. Tahun depan anggarannya kan baru buat tahun depan. APBN kita tahun depan yang memuat pengembangan pendidikan vokasi itu," pungkasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.