Kamis, 18 Jun 2026 09:19 WIB

Dua Santri Asal Thailand Kedapatan Tak Bawa Paspor di Tulungagung

Timpora melakukan pendataan terhadap penghuni kos asal Thailand di Tulungagung
Timpora melakukan pendataan terhadap penghuni kos asal Thailand di Tulungagung

jatimnow.com - Dua santri asal Thailand didapati tidak membawa paspor saat Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) Tulungagung dan Blitar melakukan sidak di sejumlah kos di Tulungagung.

Setelah diperiksa, kedua santri itu diketahui mondok di salah satu pondok pesatren (Ponpes) di Kota Kediri  yang sedang mengunjungi temannya di sebuah indekos di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas Dua Blitar, Deny Irawan mengatakan, sidak tersebut dilakukan tim gabungan untuk memeriksa kelengkapan dokumen resmi yang dimiliki oleh sejumlah warga negara asing (WNA) yang ada di sejumlah kos di Tulungagung.

"Penghuni di tempat kos itu memang mayoritas WNA asal Thailand yang sedang menempuh studi di Kampus IAIN Tulungagung. Sedangkan dua santri asal Thailand itu mengaku sudah izin ponpesnya untuk mengunjungi teman satu negaranya yang ada di Tulungagung," bebernya, Kamis (13/12/2018).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Setelah ditemukan tidak membawa paspor, Timpora kemudian menghubungi pihak pengelola ponpes untuk memastikan identitas keduanya. Timpora juga meminta pengelola pondok untuk mengirimkan paspor asli milik keduanya untuk dilakukan pemeriksaan.
Sebab jika tidak bisa menunjukkan paspor dan identitas resmi lainnya, kedua santri ini terancam akan deportasi. "Kami langsung berkoordinasi dan menunggu keterangan dari pengelola ponpes," tegasnya.

Sesuai data Timpora, jumlah WNA yang berada di Tulungagung diperkirakan mencapai 150 orang. Mereka berasal dari beberapa daerah seperti Thailand, Brunai Darussalam dan Malaysia.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain bekerja, mayoritas mereka merupakan Mahasiswa di IAIN Tulungagung. "Sedangkan untuk mahasiswa asal Thailand yang menempuh studi di kampus tersebut terdapat 100a-n orang," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.