Minggu, 14 Jun 2026 20:41 WIB

Pasien Gangguan Jiwa di Blitar Ditemukan Gantung Diri

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 12 Des 2018 10:19 WIB
Polisi saat melakukan penyelidikan di rumah Sugeng yang ditemukan tewas gantung diri.
Polisi saat melakukan penyelidikan di rumah Sugeng yang ditemukan tewas gantung diri.

jatimnow.com - Diduga akibat depresi yang berkepanjangan, Sugeng Winarto (27) warga Desa Dureni, Talun, Kabupaten Blitar mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Sugeng tewas dengan jalan menggantungkan diri menggunakan sarung yang diikat diatas kuda-kuda rumahnya.

Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Muhammad Burhanudin mengatakan bunuh diri yang dilakukan oleh Sugeng pertama kali diketahui oleh orang tua korban yang saat itu ingin memberikan obat penenang.

Baca Juga: Polisi Belajar Baik, Alasan IPDA Purnomo Pilih ODGJ yang Tak Bisa Berterima Kasih

"Sebelumnya orang tua korban pulang kerja dan bermaksud memberikan obat penenang karena Sugeng ini mengalami depresi sejak pulang dari Kalimantan tahun 2011 lalu. Tapi mereka kaget karena anaknya sudah menggantung tak sadarkan diri," katanya, Rabu (12/12/2018).

Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi yang langsung datang ke lokasi kejadian. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan tidak ada bekas tanda kekerasan maupun luka yang ditemukan pada tubuh korban.

Dari penuturan pihak keluarga, Sugeng merupakan pasien Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di rumah sakit Kecamatan Talun. Korban diketahui juga sering melakukan percobaan bunuh diri. Hanya saja niat korban selalu gagal karena ketahuan pihak keluarga.

Baca Juga: Mengenal IPDA Purnomo, Wisudawan Unitomo yang Wakafkan Hidup untuk ODGJ

"Pihak keluarga menerima kejadian ini dan berjanji tidak akan menuntut siapapun yang ditandai dengan surat pernyataan bermaterai dan disaksikan oleh aparat desa setempat," pungkas Burhan.

 

Baca Juga: Pria di Kediri Tiba-tiba Masuk Kolong Truk Pertamina, Depresi Ditinggal Ibu Meninggal

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.