Sabtu, 20 Jun 2026 23:05 WIB

Pencarian Pelajar Tenggelam di Coban Talun Dihentikan, Ini Kendalanya

Tim gabungan menghentikan sementara pencarian pelajar tenggelam di Air Terjun Coban Talun
Tim gabungan menghentikan sementara pencarian pelajar tenggelam di Air Terjun Coban Talun

jatimnow.com - Dua pelajar Sekolah Dasar (SD) Insan Mulia Kota Malang yang tenggelam di objek wisata Air Tejun Coban Talun ditemukan tewas. Pencarian satu korban tersisa terpaksa dihentikan dan dilanjutkan sesok hari.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Sasmito menyampaikan, pencarian akan dilanjutkan besok pagi, Rabu (12/12/2018). "Pencarian dihentikan semantara," tegasnya, Selasa (11/12/2018) malam.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Baca juga:  

Sasmito menyebut, dihentikannya proses pencarian itu menyusul sejumlah kesulitan yang didapat tim gabungan di lokasi. Sebab, selain sulitnya medan, kawasan Wisata Air Terjun Coban Talun, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu itu memiliki air yang cukup deras dan kabut yang tebal.

"Arusnya cukup deras, jadi tim kesulitan. Apalagi ini kabut dan cuaca semakin gelap," tambahnya.

Selain itu, saat tim melakukan penyelaman, kondisi air begitu keruh dan dingin, sehingga menyulitkan evakuasi saat melakukan penyelaman. Meski begitu, tim gabungan tetap akan bersiaga di sekitar lokasi kejadian untuk mengantisipasi korban muncul ke permukaan air.

Baca Juga: Dua Pendaki Ilegal Semeru Berhasil Dievakuasi, Satu Masih Terjebak di Jurang

Diberitakan sebelumnya, tiga pelajar yang ternggelam itu antara lain Tazkya Rahmatullah Al Kamilah (8), kelahiran Mojokerto; Nasywa Azalia Hanania (9), asal Jalan Simpang Kepuh Nomor 38 Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan Mochammad Hanan (8) warga Jalan Kebonsari V, Kelurahan Sukun, Kecamatan Sukun, Kota Malang.

Ketiganya dilaporkan tenggelam oleh guru pendampingnya kepada pengelola wisata tersebut pada Selasa (11/12/2018) sekitar pukul 14.00 WIb. Ketiganya merupakan murid kelas 3 SD yang berada di Jalan Janti Selatan 15 A Kota Malang. Ketiganya ke Air Terjun Cuban Talun untuk mengikuti kegiatan outbond di luar sekolah bersama 38 pelajar lainnya.

Setelah dilaporkan dan dicari oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Basarnas, TNI, dan kepolisian, dua dari tiga pelajar itu ditemukan dalam keadaan tewas. Dua pelajar itu antara lain Tazkya ditemukan pertama sekitar pukul 18.45 Wib dan Nasywa ditemukan sekitar pukul 19.45 Wib.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Kedua jasad korban dibawa ke RS Bhayangkara Hasta Brata, Kota Batu. Sementara satu korban lainnya yaitu Hanan, hingga pukul 20.30 Wib masih belum ditemukan. Derasnya arus air dan kabut yang menyelimuti lokasi kejadian menyulitkan tim.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.