Minggu, 14 Jun 2026 11:53 WIB

Bocah SD Terseret Air Sungai di Malang Ditemukan Tewas

Tim gabungan mengevakuasi jasad bocah SD yang tewas terseret arus air sungai di Kota Malang
Tim gabungan mengevakuasi jasad bocah SD yang tewas terseret arus air sungai di Kota Malang

jatimnow.com - Setelah pencarian lebih dari 12 jam, Dimas Oki Saputra (11), bocah Sekolah Dasar (SD) yang terseret air Sungai Sungai Amprong, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, ditemukan tewas.

Korban ditemukan tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tim SAR dan relawan, pada Selasa (11/12/2018) pagi sekitar pukul 09.15 Wib.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Pelaksana Harian (Plh) BPBD Kota Malang Handi Priyanto mengatakan jasad Dimas yang terseret air Sungai Amprong itu, ditemukan tim gabungan di belakang pabrik jagung utara Polsek Kedungkandang.

"Korban sudah meninggal dunia," terang Handi, ditemui di lokasi penemuan.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Baca juga:  Hujan Deras di Kota Malang, Bocah SD Terseret Air Sungai

Jasad korban, lanjut Handi, ditemukan dalam keadaan tanpa busana dan tersangkut di batu karang yang terdapat di sungai itu. "Korban sudah kami evakuasi dan kami bawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar Kota Malang," tambahnya.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Sebelumnya, pada Senin (10/12/2018) siang sekitar pukul 14.00 Wib, Dimas, yang merupakan warga Ki Ageng Gribig Gang Mired, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang itu hilang saat hujan deras dan banjir bandang melanda kota ini.

Dimas diduga terseret derasnya air saat berenang di sungai tersebut. Saat itu, Dimas yang juga siswa kelas V SDN 5 Madyopuro tersebut, berenang bersama temannya bernama Ciko (9). Ciko yang selamat dan mendapati Dimas hilang, akhirnya melaporkan ke keluarga korban.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.