Selasa, 23 Jun 2026 04:32 WIB

Kades Pencegat Cawapres Sandiaga Kembali Jalani Sidang Tuntutan

Kades Sampangagung, Suhartono (tengah) saat menghadiri agenda sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto
Kades Sampangagung, Suhartono (tengah) saat menghadiri agenda sidang di Pengadilan Negeri Mojokerto

jatimnow.com - Kepala Desa (Kades) Sampangagung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Suhartono dijadwalkan menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto, Selasa (11/12/2018). Kades pencegat Cawapres Sandiaga Uno itu, akan menjalani sidang dengan agenda tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Jadwalnya pukul 13.00 Wib hari ini dengan agenda sidang pembacaan tuntutan JPU," ungkap Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Faiq Nur Fiqri, Selasa (11/12/2018).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Baca juga:

Sebelumnya, sidang perdana yang dijadwalkan pada Rabu (5/12/2018) dengan agenda pembacaan dakwaan tidak dihadiri oleh terdakwa dengan alasan yang tidak jelas. Meski sempat mangkir, sidang pembacaan dakwaan tetap dilanjutkan pada Kamis (6/12/2018).

Usai mendengarkan dakwaan, sidang dilanjutkan dengan agenda pemeriksaan lima orang saksi yang diajukan oleh JPU kepada hakim. Sidang tersebut berlangsung sejak Kamis (6/12/2018) siang dan berakhir petang.

Dalam persidangan saat itu, Hakim Ketua, Hendra Hutabarat menjelaskan, persidangan selanjutnya akan terus dilanjutkan meski terdakwa tak hadir. Hal itu mengacu pada UU ata cara persidanan perkara Pemilu yang sudah berlaku.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Sidang selanjutnya, tanpa kehadiran saudara (Suhartono) akan terus dilanjutkan, sesuai aturan, meski terdakwa tidak hadir, persidangan bisa terus berlangsung," kata Hendra Hutabarat kepada Suhartono saat persidangan, Jumat (7/12/2018) lalu.

Untuk diketahui, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto telah melakukan klarifikasi terhadap Suhartono, Kepala Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Laki-laki kelahiran Mojokerto, 20 April 1974 yang kini menjabat sebagai Kepala Desa Sampangagung itu diperiksa lantaran sengaja mencegat dan menyambut rombongan cawapres Sandiaga Uno yang melintas di Jalan Raya Desa Sampang Agung hendak menuju Pacet, Minggu (21/12/2018) lalu.

Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu (20/10/2018) pukul 04.50 Wib. Saat itu telah beredar pesan singkat (SMS) yang isinya mengajak ibu-ibu PKK dan warga Sampang Agung untuk menyambut Sandiaga Uno pada Minggu (21/10/2018).

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Tidak hanya mencegat rombongan cawapres, Suhartono juga membagikan uang pecahan Rp 20 ribu dengan jumlah total sekitar Rp 20 juta kepada warga yang ikut mencegat rombongan Sandiaga. Saat Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno datang di lokasi sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu (21/10/2018), Suhartono, Kades Sampangagung mendatangi Sandiaga Uno dengan memakai baju warna putih yang didapati tulisan "SAPA 2019 PRABOWO-SANDI 02" sambil mengacungkan dua jari, yakni jari telunjuk dan jari tengah.

Perbuatan yang dilakukan Suhartono, Kades Sampangagung itu dinilai telah melanggar Pasal 282 UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu setelah melalui proses pengkajian Sentra Gakkumdu Kabupaten Mojokerto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.