Minggu, 21 Jun 2026 02:10 WIB

Siswa di Tulungagung ini Berkreasi Bikin Camilan dari Bonggol Pisang

Camilan bonggol pisang hasil kreasi pelajar MAN 1 Tulungagung
Camilan bonggol pisang hasil kreasi pelajar MAN 1 Tulungagung

jatimnow.com - Pelajar Madarasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tulungagung mengkreasikan bonggol pisang menjadi camilan yang enak dan bergizi.

Bagian bawah pohon pisang atau yang biasa disebut bonggol, biasanya sering diabaikan oleh masyarakat. Namun di tangan siswa Madarasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Tulungagung, bonggol pisang ini bisa dikreasikan menjadi camilan yang enak. Bahkan kandungan karbohidrat dalam bonggol pisang ini setara dengan nasi, sehingga bisa menjadi makanan alternatif.

Hasil kreasi ini merupakan karya Vanisha Amelia, Latifatul Fadhilah dan Niken Ariningtyas. Mereka bertiga tergabung dalam kelompok karya ilmiah remaja yang melakukan riset tentang pemanfaatan bonggol pisang.

Dari hasil riset yang mereka lakukan, selain mengandung karbohidrat setara nasi, bonggol pisang ini juga kaya akan serat sehingga baik untuk pencernaan.

"Kita melihat selama ini bonggol pisang sering diabaikan oleh masyarakat, jadi kami tertarik untuk menelitinya dan mengubahnya menjadi camilan," ujar Vanisha Amelia, Sabtu (08/12/2018).

Untuk bisa diolah, bonggol pisang harus diiris tipis terlebih dahulu. Selanjutnya irisan tersebut dicuci bersih, dan direndam dalam air kapur. Perendaman ini untuk menghilangkan getah yang masih menempel pada bonggol pisang. Setelah direndam bonggol kemudian kembali dicuci dan dikukus. Bonggol kemudian digoreng dan diberi bumbu sesuai selera.

"Ini sudah kami lakukan riset dan dipastikan aman untuk dikonsumsi," imbuhnya.

Camilan yang diberi nama Tera Bonggol Pisang ini mempunyai tekstur yang unik. Meskipun melalui proses penggorengan, namun camilan ini tidaklah renyah dan tetap mempunyai tekstur kenyal. Kreasi siswa ini mendapat apresiasi dari pihak sekolah.

Sugeng Riyadi, Kepala Sekolah MAN 1 Tulungagung mendukung penuh setiap riset yang dilakukan oleh siswanya. Bahkan Sugeng juga akan membantu pengembagan riset tersebut.

"Seperti camilan ini, kami akan membantu untuk bisa dipasarkan, minimal di sekolah sendiri, sehingga bisa menjadi tambahan saku bagi siswanya," pungkasnya.





Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.