Senin, 15 Jun 2026 12:01 WIB

Pelajar SMP di Banyuwangi Serukan Antikorupsi

Sejumlah pelajar SMP se Kabupaten Banyuwangi menyerukan antikorupsi melalui lomba
Sejumlah pelajar SMP se Kabupaten Banyuwangi menyerukan antikorupsi melalui lomba

jatimnow.com - Sejumlah pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Banyuwangi berkumpul di SMP Negeri 1 Giri, Banyuwangi. Beramai-ramai, mereka menyerukan antikorupsi.

Para pelajar ini berkumpul atas inisiasi Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuwangi dalam rangka menyambut Har Antikorupsi yang jatuh pada 9 Desember mendatang. Seruan antikorupsi itu dikemas dalam sejumlah perlombaan, mulai dari pidato, yel-yel dan cerdas cermat, yang semuanya bertema antikorupsi.

Baca Juga: STB Gandeng Muhammadiyah Jatim, 500 Siswa Bakal Belajar ke Singapura

Kepala Kejaksaan Negeri Banyuwangi Adonis mengatakan, lomba tersebut selain untuk memperingati Hari Antikorupsi, juga sebagai sarana edukasi kepada para pelajar. "Ini bentuk kerjasama Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi untuk membudidayakan bahwa korupsi itu tidak benar," ungkapnya, Selasa (4/12/2018).

Selain itu, lanjut Adonis, acara itu juga untuk menanamkan ke jiwa para pelajar bahwa korupsi tidak boleh ada di sekitarnya. Apalagi, pihaknya sebagai lembaga penegak hukum yang memiliki kewajiban untuk memberikan edukasi pemberantasan budaya korupsi.

Baca Juga: Ujian Kelulusan Unik, Siswa SMP Labschool Unesa 3 Pamerkan Karya Inovatif

Menurutnya, antikorupsi harus dimulai dari diri sendiri dengan cara jujur kepada diri sendiri dan keluarga. "Lakukan tugas atau pekerjaan sesuai tupoksi, ikuti SOP dan hindari pertemuan yang tidak menguntungkan," terangnya.

Di tempat yang sama, Sekertaris Dinas Pendidikan, Dwi Yanto menambahkan, hingga saat ini diakuinya belum ada mata pelajaran yang khusus memberikan edukasi terkait antikorupsi. Namun, salah satu mata pelajaran telah terdapat materi yang menjabarkan nilai-nilai antikorupsi.

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Materi kewarganegaraan, jangan mengurangi timbangan, itu bagian upaya membentuk mental antikorupsi. Meski tidak ada mata pelajaran khusus, tapi sudah terintegrasi dengan seluruh mata pelajaran yang ada," tegas Dwi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.