Senin, 15 Jun 2026 01:13 WIB

Kisah Bripka Romadhoni, Sisihkan Gaji Bantu Sekolah Diterjang Longsor

Bripka Romadhoni saat membantu pembangunan MI Nahdlatuth Thullaab Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi
Bripka Romadhoni saat membantu pembangunan MI Nahdlatuth Thullaab Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi

jatimnow.com - Ambrolnya ruang kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nahdlatuth Thullaab Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi diterjang longsor akibat banjir bandang, menjadi kisah tersendiri bagi Bripka Romadhoni, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Licin, Polres Banyuwangi.

Sosok Bripka Romadhoni selayaknya mendapat apresiasi. Betapa tidak, meski harus menghidupi istri dan dua anaknya, Dhoni-sapaan akrab Bripka Romadhoni, masih sempat menyisihkan uang gajinya untuk membantu pembangunan sekolah MI tersebut.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Baca juga: 

"Semampunya mas, ada semen, pasir, batu dan batu bata," tutur polisi berumur 33 tahun ini, ditemui jatimnow.com, Selasa (4/12/2018).

Dhoni mengaku merasa iba dengan kondisi para pelajar yang harus belajar di musala setelah dinding ruang kelas mereka ambrol. "Kasihan mereka mas. Apalagi saya juga punya anak yang masih kelas I. Bagaimanapun pendidikan itu penting bagi anak-anak," ungkapnya.

Selain membantu sejumlah material untuk pembangunan plengesengan dan ruang kelas di sekolahan itu, Dhoni juga ikut membantu menjaga jalannya ujian semester yang dijalani 33 pelajar kelas 1 itu.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

Maklum saja, Dhoni yang sehari tinggal di Kelurahan Sobo, Banyuwangi itu sudah 3 tahun mengabdikan diri menjadi Bhabinkamtibmas di Desa Segobang, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Sehingga apapun yang terjadi di desa itu, Dhoni wajib tahu dan menjadi bagian dari segala dinamika di sana.

"Sekarang, proses pembangunannya sudah 50 persen. Tak lama lagi pelajar kelas I dapat menempati ruangannya. Semoga mereka bisa belajar dengan nyaman dan rajin sehingga bisa mewujudkan cita-citanya masing-masing," tambah polisi yang lulus Magister Ilmu Hukum, Universitas Widyagama Malang ini.

Diketahui sebelumnya, sebelum ambrol diterjang lonsor, hujan mengguyur wilayah tersebut mulai Minggu (25/11/2018) lalu sekitar pukul 16.00 Wib hingga 04.00 Wib esok harinya. Ambrolnya dinding ruang kelas 1 itu baru diketahui pihak sekolah pada Senin (26/11/2018) sekitar pukul 05.00 Wib.

Baca Juga: Mobil Tertimpa Batu, Akses Jalan Trenggalek - Ponorogo Ditutup

Kepala Sekolah MI Nahdlatuth Thullaab Dikri mengungkapkan jika pembangunan plengsengan itu dilakukan pihak sekolah dan wali murid. Selain itu, pembangunan plengsengan seluas 13 meter dengan tinggi 3 meter itu, juga dibantu Bhabinkamtibmas Polsek Licin, Bripka Romadhoni.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.