Jumat, 12 Jun 2026 02:27 WIB

Pembunuhan dengan Kopi Beracun, Begini Pengakuan Tersangka

  • Penulis : Moch Rois
  • | Selasa, 04 Des 2018 10:00 WIB
Tersangka Hendro (kiri) saat ditanya Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo
Tersangka Hendro (kiri) saat ditanya Kapolres Pasuruan, AKBP Rizal Martomo

jatimnow.com - Kasus pembunuhan dengan kopi beracun di sebuah warung di Dusun Pucang Anom, Desa Pucang Sari, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan dengan tersangka Hendro Mawan Suryo Putro Alias Ahmad Sadewa (37), menyisakan cerita lain. Hendro mengaku sedang menerapkan ilmu kebatinan yang ia miliki.

"Dulu, saya belajar ilmu kebatinan 3 tahun dan ilmu itu bisa melihat khodam (mahluk halus) dan menerawang orang," aku pria asal Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan itu, ditemui di Mapolres Pasuruan, Selasa (4/12/2018).

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

Baca juga: 

Merasa memiliki indra keenam, Hendro mencoba menerapkannya ke orang lain. Ritual-ritual tertentu ia tawarkan kepada sejumlah korban, mulai dari Lamongan, Gresik hingga di Pasuruan sendiri. Lantas bagaimana Hendro bisa mengenal Ari Putra Utama (22), warga Kelurahan Banjarejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun, korban tewas akibat meminum kopi beracun racikan Hendro?

"Saya mengenal dia (korban) dari facebook (FB)," sambung pria yang mengaku sehari-hari bekerja sebagai instalatir listrik ini.

Di FB, Hendro mengaku kerap melihat status orang yang sedang memiliki masalah, termasuk korban. Korban berkeluh jika dirinya terlilit hutang dan ingin masa depannya tak lagi suram. Iming-iming Hendro yang mengaku bisa menyelesaikan masalah dan menerawang masa depan, membuat korban terpikat.

Baca Juga: Beli Cash Rp 1,3 M, Mobil Mewah Warga Surabaya Malah Mau Dirampas DC

"Setelah dua minggu kenal di FB, dia datang ke Pasuruan untuk mengikuti ritual yang saya tawarkan," ungkap Hendro.

Setiba di Pasuruan, oleh Hendro, korban diajak melakukan ritual di Makam Bujuk Majeng, tak jauh dari warung, tempat korban diracun Hendro. Setelah melakukan ritual dengan panduan, korban diajak ke warung tersebut oleh Hendro. "Masih ada ritual lagi yang harus dilakukan," tambahnya.

Ritual lanjutan itu berupa ritual minum kopi bercampur minyak kasturi yang ternyata menjadi kopi beracun. Ritual minum kopi beracun itupula yang kemudian membuat korban tewas dan menyeret Hendro ke penjara Polres Pasuruan.

Baca Juga: Puluhan Barista di Blitar Ikuti Lomba Menyeduh Kopi Manual

Selain disangka karena menghilangkan nyawa orang lain, Hendro juga dijerat atas perbuatannya menguasai harta benda korban. Hendro dipastikan bakal lama di penjara. Apakah Hendro benar-benar memiliki kesaktian seperti yang ia katakan selama ini? Semua masih menjadi misteri. Sebab dari 4 korban yang telah meminum kopi beracun racikannya (1 tewas, 3 selamat), justru tertimpa masalah dan dirampas hartanya oleh Hendro.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.