Rabu, 17 Jun 2026 02:08 WIB

Diguyur Hujan Deras, 2 Rumah di Tulungagung Tertimpa Longsoran Tanah

Rumah yang terdampak longsor
Rumah yang terdampak longsor

jatimnow.com - Hujan deras yang mengguyur semalam, membuat tebing setinggi 6 meter di Desa Pagerwojo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, longsor dan menimpa 2 rumah.

Tembok bagian belakang rumah milik Kaslan (64) dan Sinto (60) jebol terkena runtuhan material longsor.

Hingga saat ini warga sekitar masih belum berani membersihkan material longsor. Kondisi tanah yang masih labil bisa menyebabkan terjadinya longsor susulan.

Salah seorang pemilik rumah, Kaslan menuturkan, peristiwa longsor ini terjadi dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Saat kejadian mereka sudah berada di luar rumah karena khawatir akan terjadi longsor.

Intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak sore, membuat mereka memilih untuk tidak berada di dalam rumah.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Ini sudah kedua kalinya, sebelumnya tahun 2014 lalu juga pernah terkena longsor, tapi ini yang paling parah," ujarnya, Jumat (30/11/2018).

Untuk sementara waktu. Kaslan bersama keluarga berencana untuk mengungsi di rumah salah seorang keluarganya. Mereka khawatir longsor susulan akan terjadi, dan semakin memperparah kondisi rumah.

Kaslan juga berharap pemerintah bisa segera memberikan bantuan, dan melakukan pembersihan material saat tanah sudah tidak labil. "Kalau malam kita akan tidur di rumah saudara saja," tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa setempat, Adi Setyono menjelaskan, wilayah ini merupakan salah satu kawasan rawan bencana longsor, saat musim hujan tiba.

Struktur tanah yang kurang kuat menyebabkan longsor mudah terjadi, terutama saat hujan deras.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pihak Desa sendiri berencana akan melakukan gotong royong membersihkan material longsor, saat kondisi tanah sudah stabil. "Ini tanah masih terus bergerak sehingga rawan longsor susulan.

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.