Selasa, 16 Jun 2026 17:48 WIB

Polisi Temukan Tiga Bom Bondet Aktif di Rumah Pelaku Pembunuhan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 28 Nov 2018 21:23 WIB
tiga bom ikan dinon aktifkan dengan cara direndam di dalam air.
tiga bom ikan dinon aktifkan dengan cara direndam di dalam air.

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pasuruan langsung memburu Mat (45) yang diduga menjadi pelaku pembunuh Husnia (40), warga Dusun Winong, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan. 

Mat, sang mantan suami siri korban, diketahui melarikan diri seusai melakukan pembunuhan terhadap korban. Polisi langsung menggerebek rumah pelaku yang berada di Dusun Paras Sumur, Desa Rejosalam, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Dalam penggeledahan di rumah pelaku. Polisi menemukan tiga buah bom ikan jenis bondet yang masih aktif. Sayangnya tersangka belum berhasil kami tangkap," jelas Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Dewa Putu Prima Yogantara, Rabu (28/11/2018) pukul 20:40 WIB.

Atas temuan tersebut, polisi langsung menon aktifkan bom ikan tersebut di lokasi penemuan agar tidak meledak dengan jalan direndam dalam air. Dan kini, keberadaan bom ikan jenis bondet tersebut sudah di Mapolres Pasuruan.

"Dengan ditemukannya bom ikan jenis bondet ini. Kami menduga kuat pelaku sudah merencanakan aksi pembunuhan ini," ungkapnya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Mertua di Blitar, Ini Motifnya

Berdasarkan tambahan keterangan saksi dari keluarga korban. Antara korban dan pelaku ini sudah cerai dua bulan yang lalu. Berulang kali pelaku meminta korban untuk rujuk. Namun, korban dan keluarganya tetap menolak.

"Do'akan dalam waktu 24 jam, kami bisa menangkap pelaku," pungkas AKP Dewa Putu Prima Yogantara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Husnia tewas dibunuh mantan suami sirihnya Mat lantaran korban tidak mau diajak rujuk. Korban dibunuh saat perjalanan pulang bekerja dari pabrik pengolahan besi tua dengan luka di kepala.

Baca Juga: Menantu Perempuan Habisi Mertuanya di Blitar

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.