Minggu, 14 Jun 2026 20:17 WIB

Tertibkan Stiker Capres di Mikrolet, Bawaslu Libatkan Petugas Gabungan

Penertiban stiker Paslon Presiden dan Wakil Presiden serta logo parpol di mikrolet.
Penertiban stiker Paslon Presiden dan Wakil Presiden serta logo parpol di mikrolet.

jatimnow.com - Maraknya penempelan stiker salah satu Paslon Presiden dan Wakil Presiden serta salah satu lambang partai politik (parpol) di mikrolet, membuat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto melakukan tindakan penertiban.

Dari hasil pengawasan Panwascam, stiker tersebut tertempel di mikrolet jurusan Mojosari-Porong, Mojosari-Krian, Mojosari-Pacet. Selain itu, stiker juga ditemukan tertempel di mikrolet trayek Mojokerto-Mojosari yang berangkat dari Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto.

Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Aris Fakhruddin Asyat menyatakan, penempelan stiker di kaca belakang angkutan umum merupakan bentuk pelanggaran P-KPU no 23 tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum 2019.

“Stiker itu tidak boleh ditempel di sarana publik, angkutan umum adalah sarana publik. Lagipula dari segi ukuran stiker maksimal 5 x 10 cm. Selain itu, menurut P-KPU, yang boleh ditempeli logo parpol hanya mobil pribadi,” ungkap Aris, Selasa (27/11/2018).

Berdasarkan temuan di lapangan, sedikitnya 116 stiker yang ditempel di angkutan umum dari berbagai trayek tersebut dilepas dan diamankan petugas. Sebelumnya, Bawaslu telah mengirimkan surat peringatan dan intruksi penertiban kepada peserta pemilu yang melanggar.

Dalam surat tersebut, Bawaslu mengintruksikan agar peserta pemilu melepas sendiri stiker yang telah ditempel di mikrolet. Namun, karena dalam waktu yang telah ditentukan, peserta pemilu tidak menindaklanjuti, akhirnya bawaslu yang melakukan eksekusi.

“Dalam penertiban kami melibatkan pihak-pihak terkait, ada Dishub, Satpol PP, dan diback up oleh Kepolisian, Alhamdulillah semua pihak mendukung,” pungkasnya.


Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.