Senin, 22 Jun 2026 02:43 WIB

Akun Penyebar Hoax Tidak Diblokir, Inilah Penjelasan Pengamat Medsos

Tersangka saat di Mapolres Tulungagung
Tersangka saat di Mapolres Tulungagung

jatimnow.com - Meskipun sudah dilaporkan ke Facebook sejak lama, namun akun Facebook Puji Ati tetap eksis melakukan penyebaran berita hoax dan fitnah.

Berbeda dengan akun sebelumnya, Imam Insani yang juga dimiliki oleh Rohmad Kurniawan (38). Akun Imam Insani langsung ditake down dan dibanned atau diblokir begitu dilaporkan meresahkan masyarakat, karena setiap unggahan statusnya berisi berita hoax dan fitnah.

Salah seorang pemerhati media sosial, Endro Purnomo menjelaskan beberapa perbedaan antara akun Imam Insani dan Puji Ati. Akun Imam Insani merupakan akun palsu.

Nama yang digunakan tidak sesuai dengan data yang dipakai saat mendaftar. Sedangkan akun Puji Ati merupakan akun asli sesuai dengan data yang digunakan untuk mendaftar.

Saat sebuah akun dilaporkan, pihak Facebook akan mengklarifikasi keabsahan akun melalui sejumlah pertanyaan.

"Di akun Puji Ati, tersangka bisa menjawab semua pertayaan yang sesuai dengan data saat mendaftar, sedangkan di akun Imam Insani tersangka tidak bisa menjawab karena menggunakan data lain," ujarnya, Senin (26/11/2018).

CEO Socialbook.com ini menduga, tersangka mempunyai KTP milik Puji Ati yang digunakan saat mendaftar sehingga data tersebut valid. Akun Puji Ati juga sulit dilacak.

Hal ini dikarenakan setiap foto yang diunggahnya rata-rata masih baru dan belum pernah diposting orang lain di facebook. Sehingga saat ditelusuri akun ini tidak berkaitan dengan akun facebook lain. "Jadi agak sulit melacaknya karena fotonya jarang diunggah oleh orang lain," imbuhnya.

Sebelumnya Polres Tulungagung menangkap pemilik dan admin akun Facebook Puji Ati, Rohmad Kurniawan. Akun tersebut menyebarkan berita hoax dan fitnah sehingga meresahkan masyarakat.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Tersangka juga diketahui pernah memiliki akun serupa dengan nama Imam Insani. Namun akun tersebut sudah dibanned oleh Facebook.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.